Manipulasi Kadar Karat hingga Paksa Transaksi, Bisnis Emas Milik Influencer JS Ramaikan Media Sosial

AKURAT.CO Layanan jual beli emas Jual Emas Indonesia (JEI), unit bisnis yang dikaitkan dengan influencer populer JS dan BMA alias I, mendadak jadi perbincangan hangat publik di media sosial.
Bisnis tersebut mendulang berbagai kritik tajam setelah sejumlah konsumen membeberkan pengalaman tak menyenangkan terkait dugaan penurunan nilai kadar karat emas hingga tuduhan adanya pemaksaan transaksi usai proses pengecekan.
Isu dugaan manipulasi ini mencuat dan ramai diperbincangkan di platform Threads setelah beberapa akun mengunggah kesaksian mereka saat bertransaksi di gerai tersebut.
Salah satu aduan yang memicu perhatian publik mengemuka dari unggahan akun Threads @info_pertamaid, yang membagikan ulang tangkapan layar keluhan milik pengguna @khildada.
Baca Juga: 5 Selebriti Tanah Air Ini Punya Bisnis Emas, Ada yang Produknya Dipakai Bintang Hollywood
Dalam narasi yang beredar, akun tersebut mempertanyakan hasil pengujian kadar Logam Mulia (LM) miliknya yang mendadak melorot di bawah standar.
"LM aku pun jadi 20k dan 21 aneh," tulis akun @khildada dalam unggahannya.
Ia mengaku merasa terpaksa melanjutkan transaksi penjualan lantaran staf toko berdalih bahwa pemeriksaan barang berjumlah di atas tujuh keping mewajibkan dilakukannya transaksi.
Berdasarkan foto bukti penerimaan (receipt) bernomor order BAST-AU/JECIL/ 20260707/18831 tertanggal 7 Juli 2026 yang dilampirkan, tertulis pihak pembeli atas nama "Jual Emas Indonesia" dan pihak penjual atas nama Hilda.
Rincian dalam struk tersebut memperlihatkan beberapa item LM 0,1 gram dan 0,25 gram tercatat memiliki kadar 20K dan 21K, sementara dua produk lainnya tetap ditulis berkadar 24K.
Tak hanya satu orang, pengalaman serupa turut dibongkar oleh pengguna akun Threads @ghazalisasq. Ia membagikan pengalamannya saat mendatangi salah satu gerai JEI di kawasan Tangerang Selatan pada akhir Oktober 2026.
"Saya ngalamin sendiri sama istri di toko ini... kejadian minggu lalu di salah satu cabangnya di Tangsel yang baru buka. Niat jual emas 24 karat, pas dicek ternyata turun jadi 16 karat... enggak mau rugi banyak akhirnya coba jual di toko biasa dan ternyata laku di 24 karat sesuai dengan suratnya," tulis akun @ghazalisasq, Jumat (30/10/2026).
Meski gaduh di jagat maya, hingga saat ini seluruh narasi dan aduan yang diungkap para konsumen masih bersifat klaim sepihak.
Baca Juga: Perkuat Komitmen Bisnis EmasDigi Perkenalkan CTO Baru
Menjunjung tinggi kode etik jurnalistik serta prinsip keberimbangan berita, klarifikasi resmi dan hak jawab dari pihak pengelola JEI sangat diperlukan.
Konfirmasi tersebut penting untuk menjelaskan mekanisme pengujian kadar logam mulia serta regulasi transaksi di gerai mereka guna mengurai simpang siur dan mencegah kekeliruan informasi di tengah masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







