Ratusan Mahasiswa Masih Bertahan di Bundaran HI, Tuntut Perbaikan Ekonomi hingga Penegakan Hukum

AKURAT.CO Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta bertahan di depan gedung UOB, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Rabu (28/10/2026) malam.
Mereka meminta aparat kepolisian dan TNI membuka barikade, agar massa dapat menyampaikan aspirasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI) terkait evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Berdasarkan pantauan di lokasi hingga pukul 18.15 WIB, aparat kepolisian bersama TNI masih membentuk barikade untuk menghalau mahasiswa yang berupaya maju menuju Bundaran HI. Massa tetap bertahan, meski waktu penyampaian pendapat di muka umum telah berakhir sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Demo 28 Agustus Pecah, Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi di Depan Gedung UOB
Aksi demonstrasi yang digelar aliansi mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Jakarta itu berlangsung tertib. Mereka menuntut perbaikan terhadap berbagai persoalan, yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah pemerintahan Prabowo-Gibran selama dua tahun terakhir.
Evaluasi mahasiswa mencakup persoalan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, kondisi ekonomi masyarakat, penciptaan lapangan kerja, hingga perlindungan lingkungan hidup. Berbagai persoalan tersebut menjadi tuntutan agar pemerintah tidak hanya mengandalkan program dan janji politik, tetapi juga memastikan kebijakan berdampak nyata bagi masyarakat.
Di bidang ekonomi, pemerintah masih perlu memperkuat daya beli masyarakat, memperluas kesempatan kerja, serta memastikan pertumbuhan ekonomi dirasakan kelompok berpenghasilan rendah. Ketersediaan pekerjaan dengan upah layak dan pengendalian beban biaya hidup juga menjadi tantangan yang perlu dijawab.
Baca Juga: Demo Mahasiswa di Bundaran HI Soal Karhutla, Polisi Pasang Barikade Lima Lapis
Dalam bidang hukum dan demokrasi, perbaikan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perlindungan kebebasan menyampaikan pendapat menjadi bagian penting evaluasi pemerintahan. Pemerintah juga perlu memastikan aparat menjalankan tugas secara profesional dan menghormati hak warga negara untuk menyampaikan aspirasi sesuai ketentuan hukum.
Persoalan lingkungan, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan, juga membutuhkan langkah yang lebih tegas dan berkelanjutan. Pengawasan terhadap pelaku perusakan lingkungan serta perlindungan masyarakat terdampak menjadi bagian dari pekerjaan yang perlu dituntaskan.
Hingga pukul 18.15 WIB, barikade aparat masih membatasi pergerakan mahasiswa di depan gedung UOB. Massa tetap meminta ruang untuk menyampaikan tuntutan mereka di Bundaran HI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 8Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 9DPR Ajak Semua Pihak Merawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
- 10Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan







