Rupiah Melemah 3,54 Persen Year to Date, Deputi Gubernur Senior BI: Masih Sejalan dengan Mata Uang Regional

AKURAT.CO Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan seiring meningkatnya ketidakpastian global, mendorong Bank Indonesia (BI) memperkuat strategi stabilisasi melalui intervensi intensif di berbagai instrumen pasar keuangan.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyampaikan bahwa pelemahan rupiah masih sejalan dengan tren mata uang kawasan. Secara year-to-date (ytd), rupiah tercatat melemah sebesar 3,54%.
“Pergerakan rupiah masih sejalan dengan mata uang regional, dengan pelemahan year-to-date sebesar 3,54 persen,” ujar Destry dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga: Tekan Risiko Fiskal, Anggota Komisi XII DPR RI Dorong Transaksi Batu Bara DMO Pakai Rupiah
Untuk meredam tekanan, BI meningkatkan intensitas intervensi di tiga lini utama, yakni pasar offshore melalui Non-Deliverable Forward (NDF), pasar domestik melalui spot dan Domestic NDF (DNDF), serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.
Selain itu, BI juga memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter yang pro-market guna menjaga daya tarik aset keuangan domestik di tengah tekanan eksternal.
Cadangan devisa Indonesia dilaporkan tetap solid di level USD148,2 miliar per akhir Maret 2026, yang dinilai cukup untuk mendukung stabilitas sektor eksternal.
Destry menegaskan komitmen bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar. “Bank Indonesia senantiasa hadir di pasar dan akan terus mengambil langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” tegasnya.
Tekanan terhadap rupiah terjadi di tengah meningkatnya tensi geopolitik global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah, yang memicu volatilitas pasar keuangan dan mendorong penguatan dolar AS.
Secara historis, kondisi serupa pernah terjadi pada periode gejolak global sebelumnya, seperti saat normalisasi kebijakan moneter Amerika Serikat dan krisis geopolitik, di mana mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia, mengalami tekanan akibat arus keluar modal (capital outflow).
Kebijakan intervensi multi-pasar yang dilakukan BI merupakan bagian dari bauran kebijakan (policy mix) yang telah diterapkan sejak periode volatilitas global meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Pelemahan rupiah berpotensi meningkatkan biaya impor, terutama untuk komoditas energi dan bahan baku industri, yang pada akhirnya dapat memberi tekanan pada inflasi domestik.
Di sisi pasar keuangan, volatilitas nilai tukar juga memengaruhi persepsi risiko investor terhadap aset domestik, termasuk obligasi pemerintah dan pasar saham.
Namun, langkah BI menjaga likuiditas dan stabilitas melalui intervensi serta penguatan suku bunga dinilai penting untuk menahan tekanan lebih dalam dan menjaga kepercayaan pasar.
Cadangan devisa yang tetap tinggi juga menjadi bantalan utama dalam menjaga ketahanan eksternal Indonesia di tengah ketidakpastian global.
Ke depan, pergerakan rupiah masih akan sangat dipengaruhi dinamika global, termasuk arah kebijakan suku bunga bank sentral utama dan perkembangan geopolitik.
Bank Indonesia memastikan akan terus mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan yang dimiliki untuk menjaga stabilitas nilai tukar, sekaligus mempertahankan daya tarik pasar keuangan domestik di tengah tekanan eksternal yang masih berlanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit









