Per September 2026, Laba Bersih Bank Danamon Naik Mencapai Rp3,5 Triliun

AKURAT.CO PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp3,5 triliun untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2026. Angka ini tumbuh 19 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year).
Kinerja profitabilitas ini didukung oleh pertumbuhan total kredit dan trade finance konsolidasian sebesar 13 persen secara year-on-year, serta peningkatan simpanan nasabah sebesar 12 persen year-on-year. Ini mencerminkan pertumbuhan intermediasi dan pendanaan yang tetap terjaga, dengan didukung pengelolaan risiko dan kualitas aset yang disiplin.
Direktur Utama Danamon, Nobuya Kawasaki, menyampaikan tahun ini Bank Danamon merayakan perjalanan tujuh dekade dengan mengusung semangat 'Tumbuh Bersama di Setiap Langkah'. Pencapaian ini tidak hanya menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan yang telah dilalui, tetapi juga menandakan kesiapan untuk melangkah ke fase pertumbuhan berikutnya.
Dengan menggabungkan dukungan kekuatan jaringan global MUFG sebagai induk perusahaan serta jaringan lokal yang luas dari Danamon, Adira Finance, dan Home Credit Indonesia, pihaknya terus berkolaborasi untuk menghadirkan kekuatan grup yang bernilai semakin besar bagi nasabah, mitra usaha, seluruh pemangku kepentingan, dan masyarakat Indonesia.
"Didukung oleh fondasi finansial yang kuat dan penerapan manajemen risiko yang disiplin, kami akan tetap berfokus pada pertumbuhan yang sehat, kualitas aset yang terjaga, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Ke depan, kami akan terus mencermati dinamika ekonomi dan pasar serta menjalankan strategi bisnis secara prudent dan terukur," kata Nobuya, Selasa (3/11/2026).
Dalam aspek intermediasi per 30 September 2026, Danamon membukukan total kredit dan trade finance konsolidasian sebesar Rp232,6 triliun, tumbuh 13 persen secara year-on-year.
Pertumbuhan ini ditopang oleh kinerja berbagai lini bisnis, termasuk Enterprise Banking and Financial Institution yang meningkat sebesar 20 persen, SME Banking yang meningkat sebesar 9 persen, Consumer Banking yang meningkat sebesar 5 persen, serta anak perusahaan Danamon yang juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 7 persen.
Baca Juga: Unit Usaha Syariah Danamon Raih Penghargaan di 15th Infobank Sharia Awards 2026
Pada sisi penghimpunan dana, Danamon membukukan total rekening giro, rekening tabungan (current account and savings account atau CASA) dan deposito sebesar Rp190,5 triliun, meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara pada aspek profitabilitas, Danamon membukukan kinerja yang tetap terjaga sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Tercermin dari pendapatan operasional yang meningkat 5 persen secara year-on-year menjadi Rp19,0 triliun.
Lebih lanjut, Danamon juga mencatatkan penurunan biaya kredit sebesar 5 persen year-on-year yang turut mendukung pencapaian laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp3,5 triliun. Sejalan dengan hal tersebut, Danamon membukukan margin bunga bersih (net interest margin atau NIM) sebesar 8,0 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 8Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa







