Restitusi Pajak Meningkat, Likuiditas Dunia Usaha Menguat

AKURAT.CO Pemerintah menilai kenaikan restitusi pajak pada tahun ini memberi dampak ganda bagi perekonomian.
Meskipun menyebabkan kontraksi penerimaan pajak neto hingga 4,4% per September 2025, lonjakan pengembalian pajak itu di sisi lain memperkuat likuiditas dan daya dorong ekonomi nasional.
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menjelaskan, realisasi penerimaan pajak bruto sebenarnya tumbuh positif sebesar 1,9% menjadi Rp1.619,2 triliun. Namun, meningkatnya restitusi membuat realisasi pajak neto menurun menjadi Rp1.295,28 triliun.
Baca Juga: Menkeu Buka Kanal Aduan Langsung, Dorong Transparansi Pajak dan Cukai
“Dana restitusi kembali ke masyarakat dan dunia usaha, sehingga menambah likuiditas dan mempercepat perputaran uang di ekonomi,” ujar Suahasil pada saat konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Selasa (14/10/2025).
Kementerian Keuangan mencatat, kenaikan restitusi banyak terjadi pada sektor manufaktur dan ekspor-impor, yang memang lebih intensif terhadap PPN. Pengembalian pajak yang lebih cepat memungkinkan pelaku usaha memiliki ruang napas tambahan untuk investasi dan produksi.
Kendati demikian, Suahasil tetap optimistis sebab strategi fiskal yang adaptif ini akan membantu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun.
Baca Juga: Menkeu Purbaya: Dana SAL Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Swasta
“Kita harapkan dengan uang yang beredar di tengah perekonomian, termasuk dari restitusi, aktivitas ekonomi terus bergerak,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









