Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus

AKURAT.CO, Manajer Tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menilai hari pertama seri ke-20 Moto3 GP Qatar 2026 di Sirkuit Internasional Lusail, Lusail, Qatar Jumat (6/11/2026), berjalan cukup positif meski diwarnai hukuman penalti yang menimpa rookie asal Indonesia, Veda Ega Pratama.
Veda Ega Pratama sukses mengamankan posisi kelima (P5) pada sesi practice dengan catatan waktu dua menit 03,561 detik untuk mengunci tiket lolos langsung ke Kualifikasi 2 (Q2) Moto3 Qatar.
Namun, kegembiraan garasi Honda Team Asia ternoda oleh keputusan FIM MotoGP Stewards Panel yang menjatuhkan penalti penurunan enam posisi grid untuk balapan Moto3 Qatar hari Minggu nanti akibat Veda Ega Pratama mencetak waktu terbaik di bawah kibaran bendera kuning (yellow flag).
Hiroshi Aoyama menegaskan bahwa pihak tim menerima keputusan tersebut secara sportif dan menginstruksikan seluruh jajaran garasi untuk segera mengalihkan fokus penuh ke sesi kualifikasi Sabtu (7/11/2026).
Baca Juga: Moto3 Qatar: Langgar Bendera Kuning, Veda Ega Pratama Dihukum Penalti Turun 6 Posisi Grid
"Secara keseluruhan ini adalah awal akhir pekan yang cukup positif bagi kedua pembalap. FP1 berlangsung dalam kondisi sangat panas, tetapi Veda dan Zen memiliki feeling yang bagus dengan motor dan memulai hari dengan lancar," kata Aoyama dipetik dari rilis resmi Honda Team Asia, Sabtu (7/11/2026).
Perubahan Suhu Lintasan dan Tantangan Penalti Veda Ega Pratama di Moto3 Qatar
Aoyama menjelaskan bahwa perubahan suhu lintasan yang signifikan saat memasuki sesi sore menjelang malam hari, kondisi yang paling mendekati waktu balapan utama, menjadi tantangan tersendiri bagi performa motor Honda NSF250RW.
Meski Veda mampu mengelola situasi tersebut dengan baik hingga menembus jajaran lima besar, sanksi bendera kuning yang menjadi pelanggaran kedua Veda musim ini tetap menjadi catatan evaluasi penting bagi tim.
"Di sesi sore, kondisi berubah cukup signifikan saat mendekati kondisi yang diperkirakan untuk waktu balapan. Kami dapat merasakan bahwa perilaku motor dan feeling secara keseluruhan berubah seiring kondisi lintasan, jadi kami masih perlu memahami dengan tepat bagaimana faktor-faktor ini memengaruhi performa kami," tutur Aoyama.
"Veda mempertahankan rasa percaya diri yang baik dan finis di posisi kelima, yang merupakan hal positif. Sayangnya, dia menerima penalti enam posisi grid setelah mencetak lap terbaiknya di bawah bendera kuning. Ini bukan situasi yang kami inginkan, tetapi kami harus menerimanya dan fokus pada apa yang bisa kami tingkatkan untuk esok hari."
Sementara itu, nasib berbeda dialami pembalap rookie asal Jepang, Zen Mitani. Setelah tampil menjanjikan pada FP1 di posisi kesebelas, Mitani gagal mempertahankan kecepatannya pada sesi practice dan harus puas mengakhiri hari pertama di urutan ke-20 (P20) dengan waktu dua menit 04,672 detik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 3KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 4Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 7Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 8Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar







