Penipuan Lowongan Kerja Online Makin Marak, Polisi Harus Tingkatkan Kemampuan Penyelidikan Digital

AKURAT.CO Maraknya penipuan lowongan kerja online yang menjanjikan pekerjaan dengan iming-iming memberikan gaji besar, makin meresahkan masyarakat bahkan banyak memakan korban.
Kepolisian pun diminta meningkatkan kemampuan penyelidikan digital, respons cepat, serta menerapkan mitigasi yang lebih efektif terhadap jaringan penipuan berbasis online maupun offline.
Sebab, banyak laporan masyarakat menunjukkan korban paling banyak berasal dari calon pekerja maupun orang tua yang berharap anaknya segera memperoleh pekerjaan.
Baca Juga: Google Perluas Fitur Anti Penipuan Panggilan untuk Aplikasi Keuangan di Android
"Banyak warga mengaku tertipu tawaran kerja yang tidak jelas sumbernya. Polanya semakin beragam dan ini perlu perhatian serius," ujar Anggota Komisi III DPR RI, Rizki Faisal, dalam keterangan resminya, Jumat (12/12/2025).
Dia menekankan pentingnya deteksi dini, koordinasi lintas satuan, serta penyampaian progress laporan yang lebih jelas kepada masyarakat.
Rizki pun mengapresiasi atas kerja Kepolisian di Kepulauan Riau (Kepri) selama ini, namun langkah pencegahan dan edukasi publik harus diperluas. Terlebih di tengah proses reformasi Kepolisian yang dinilainya berjalan positif.
Dia pun mengimbau masyarakat Kepri untuk tetap waspada dan segera melapor apabila menjadi korban penipuan, agar aparat penegak hukum dapat memproses dan menindaklanjuti secara optimal.
"Kampanye aktif mengenai modus-modus penipuan online, tanda-tanda tawaran mencurigakan, hingga cara melapor yang benar perlu terus dilakukan. Masyarakat harus semakin terlindungi," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia








