PT Proyek Mata Indonesia dan BPJS Kesehatan Teken MoU: Garda JKN Jadi Pilar Penguatan Mutu Layanan

AKURAT.CO PT Proyek Mata Indonesia bersama BPJS Kesehatan resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis memperkuat manajemen mutu layanan kesehatan di Indonesia.
Kolaborasi ini melahirkan Garda JKN sebagai prinsip kerja utama dalam membangun kepercayaan dan budaya mutu di seluruh lini layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
MoU ditandatangani oleh Deputi Direksi Bidang Manajemen Mutu Layanan BPJS Kesehatan, C. Falah Rahmatiana, dan perwakilan PT Proyek Mata Indonesia yang menaungi gerakan sosial MATA Project Indonesia.
Garda JKN dihadirkan untuk mentransformasikan JKN dari sekadar program layanan menjadi mindset kolektif dan budaya nasional yang hidup. Garda JKN akan menjadi motor penggerak dalam:
-
Meningkatkan literasi JKN sebagai hak dan tanggung jawab sosial;
-
Membangun kepercayaan penuh antara penyelenggara, mitra layanan, dan masyarakat;
-
Menegakkan standar mutu layanan yang cepat, setara, dan berkeadilan;
-
Menginternalisasi nilai gotong royong melalui pendekatan FAPALA (Falsafah, Partisipasi, Laku).
“Manajemen mutu bukan sekadar urusan teknis administratif, tetapi proses membangun budaya yang menempatkan kepercayaan sebagai fondasi. Garda JKN adalah prinsip kerja untuk menyatukan mutu dan kepercayaan publik,” ujar C. Falah Rahmatiana, Senin (4/8/2025).
Baca Juga: Dalam 2 Tahun, Ditargetkan Tak Ada Warga Jakarta yang BAB Sembarangan
Founder PT Proyek Mata Indonesia, Multazam Ahmad, menyampaikan bahwa pihaknya hadir sebagai pelaku profesional sekaligus representasi gerakan sosial yang ingin mendorong perubahan nyata.
“Kami hadir melalui MATA Project Indonesia untuk melihat lebih dekat realitas layanan dan membangun lebih dalam fondasi kepercayaan. Garda JKN adalah komitmen bersama untuk mutu yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Direktur PT Proyek Mata Indonesia, Muhammad Rizki Azhari, menambahkan bahwa komitmen mereka tidak berhenti di atas kertas.
“Bagi kami, penandatanganan MoU hanyalah langkah awal. Yang lebih penting adalah implementasi. Garda JKN adalah kolaborasi konkret untuk menjadikan mutu layanan kesehatan sebagai janji yang ditepati,” tegasnya.
Momentum penandatanganan yang berlangsung pada 1 Agustus 2025, bertepatan dengan awal Bulan Pemeriksaan Kesehatan Nasional, menjadi simbol penting dimulainya fase baru dalam penguatan mutu layanan JKN.
Acara ini dihadiri penuh oleh tim MATA Project Indonesia, sejumlah analis muda BPJS Kesehatan, serta perwakilan lintas generasi dari internal institusi termasuk Asisten Deputi, Ibu Mira. Kehadiran mereka menandai komitmen kolaboratif antarpemangku kepentingan.
PT Proyek Mata Indonesia adalah entitas berbadan hukum berbentuk perseroan terbatas yang menaungi MATA Project Indonesia—sebuah gerakan sosial-kultural yang membawa visi “Melihat Lebih Dekat, Membangun Lebih Dalam.”
Dengan pendekatan FAPALA (Falsafah, Partisipasi, Laku), Proyek Mata Indonesia mengintegrasikan profesionalisme korporasi dengan semangat kolektif masyarakat dalam bidang literasi kesehatan, pemberdayaan komunitas, dan transformasi mutu layanan, sejalan dengan mandat dan visi BPJS Kesehatan.
Baca Juga: Masyarakat Transaksi Emas di Pegadaian Bebas Pajak PPh 22
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 5Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia








