Akurat Logo

Sunlife Syariah Bidik Generasi Sandwich, Ini Solusi Perlindungan yang Disiapkan

Idham Nur Indrajaya | 2 November 2026, 17:07 WIB
Sunlife Syariah Bidik Generasi Sandwich, Ini Solusi Perlindungan yang Disiapkan
Sunlife Syariah bidik generasi sandwich dengan solusi perlindungan jiwa, kesehatan, pendidikan, hingga persiapan hari tua. - Ilustrasi: Gemini Google

AKURAT.CO Generasi sandwich menghadapi tantangan keuangan yang tidak sederhana. Di satu sisi, mereka harus memenuhi kebutuhan diri sendiri dan keluarga inti, termasuk pasangan serta anak. Di sisi lain, tidak sedikit yang masih menanggung kebutuhan orang tua, mulai dari biaya hidup sehari-hari hingga pengeluaran kesehatan.

Kondisi tersebut membuat penghasilan bulanan harus dibagi untuk banyak kepentingan sekaligus. Persoalannya bukan hanya bagaimana mencukupi kebutuhan hari ini, tetapi juga bagaimana menjaga agar satu risiko finansial tidak mengganggu keberlangsungan ekonomi seluruh keluarga.

Sunlife Syariah melihat kebutuhan perlindungan ini sebagai salah satu peluang untuk memperluas layanan asuransi syariah di Indonesia. Perusahaan menyiapkan berbagai kategori solusi, mulai dari perlindungan jiwa dan kesehatan, perencanaan pendidikan anak, persiapan ibadah haji, perencanaan warisan, hingga dana pensiun.

Namun, perlindungan finansial bagi generasi sandwich tidak cukup hanya dengan memiliki asuransi. Kebutuhan tersebut perlu disusun berdasarkan prioritas, kemampuan membayar kontribusi, serta risiko yang paling mungkin mengganggu kondisi keuangan keluarga.

Mengapa Generasi Sandwich Membutuhkan Perlindungan Finansial?

Generasi sandwich adalah kelompok usia produktif yang harus menopang kebutuhan finansial lebih dari satu generasi. Istilah ini menggambarkan posisi seseorang yang berada di tengah tanggung jawab merawat orang tua sekaligus membesarkan atau membiayai anak.

Beban tersebut dapat muncul dalam berbagai bentuk. Ada yang rutin mengirim uang kepada orang tua, membayar cicilan rumah, membiayai sekolah anak, hingga menyiapkan biaya kesehatan anggota keluarga. Pada saat bersamaan, mereka juga perlu memikirkan dana pensiun dan kebutuhan hidup sendiri.

Tantangannya, berbagai kewajiban itu sering kali berjalan bersamaan, sedangkan penghasilan memiliki batas. Ketika sebagian besar pendapatan habis untuk kebutuhan rutin, ruang untuk membangun tabungan jangka panjang dan dana darurat bisa semakin sempit.

Risiko terbesar muncul ketika pencari nafkah utama mengalami sakit, kecelakaan, kehilangan pekerjaan, atau meninggal dunia. Gangguan terhadap penghasilan dapat membuat keluarga kehilangan sumber dana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara kewajiban kepada anak dan orang tua tetap berjalan.

Dalam konteks tersebut, perlindungan finansial bukan sekadar upaya mengumpulkan kekayaan. Perlindungan juga berfungsi menjaga agar keluarga tetap memiliki penyangga ketika risiko yang tidak direncanakan terjadi.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo menyebut generasi sandwich sebagai salah satu segmen yang ingin dijangkau perusahaan. Kelompok ini dinilai memiliki kebutuhan perlindungan karena harus menanggung tanggung jawab finansial ke atas dan ke bawah.

“Segmen yang kita mau tuju adalah sandwich generation. Jadi sebenarnya itu kalangan muda, segmen muda yang produktif, tapi punya beban yang cukup berat ya, atas dan bawah,” kata Albertus melalui catatan tertulis, dikutip Senin, 2 November 2026.

Baca Juga: Tumbuh 10 Persen, Bisnis Asuransi Syariah Allianz Lampaui Pertumbuhan Grup

Baca Juga: Asuransi Syariah Baru Tawarkan Proteksi hingga Usia 100 Tahun

Apa Saja Risiko Finansial yang Dihadapi Generasi Sandwich?

Ada beberapa risiko yang perlu diperhitungkan ketika seseorang menjadi penopang keuangan bagi orang tua sekaligus anak. Risiko tersebut tidak selalu muncul sekaligus, tetapi dampaknya bisa saling berkaitan.

1. Kesehatan pencari nafkah dan anggota keluarga

Kesehatan merupakan salah satu faktor yang dapat mengubah kondisi keuangan keluarga secara mendadak. Ketika pencari nafkah sakit dan tidak bisa bekerja, keluarga berpotensi menghadapi dua tekanan sekaligus: penghasilan berkurang dan pengeluaran kesehatan meningkat.

Risiko serupa juga berlaku ketika orang tua atau anak membutuhkan perawatan. Tanpa persiapan, biaya pengobatan dapat mengambil porsi besar dari tabungan yang semula disiapkan untuk pendidikan, cicilan, atau kebutuhan lain.

2. Biaya pendidikan dan kebutuhan anak

Biaya pendidikan merupakan kebutuhan jangka panjang yang perlu dipersiapkan secara bertahap. Pengeluaran ini mencakup lebih dari uang sekolah, karena ada pula biaya perlengkapan, transportasi, kegiatan tambahan, dan kebutuhan penunjang lainnya.

Bagi generasi sandwich, tantangannya adalah menjaga agar biaya pendidikan anak tidak mengorbankan seluruh kemampuan finansial keluarga. Perencanaan perlu mempertimbangkan kemungkinan perubahan penghasilan maupun kenaikan biaya pendidikan pada masa mendatang.

3. Ketergantungan orang tua dan kesiapan hari tua

Sebagian orang tua memasuki masa pensiun tanpa memiliki sumber pendapatan yang cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidup. Dalam situasi tersebut, anak yang sudah bekerja sering menjadi salah satu penopang keuangan mereka.

Jika tanggungan ini tidak direncanakan, generasi sandwich berisiko menunda persiapan pensiun sendiri. Akibatnya, ketika memasuki usia tidak produktif, mereka justru berpotensi menghadapi persoalan finansial serupa dengan yang sedang dialami orang tua.

Sunlife Syariah Bidik Generasi Sandwich, Ini Solusi Perlindungan yang Disiapkan

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Sunlife Syariah menyatakan menyiapkan solusi perlindungan yang mencakup beberapa tahap kehidupan. Cakupannya meliputi perlindungan jiwa dan kesehatan, perencanaan pendidikan anak, persiapan ibadah haji, perencanaan warisan, hingga dana hari tua.

Albertus mengatakan perusahaan ingin menyediakan perlindungan untuk berbagai kebutuhan yang dihadapi kelompok tersebut. “Jadi seluruh spektrum daripada kebutuhan nasabah di sandwich generation ini kita akan siapkan,” ujarnya.

Perlindungan jiwa untuk menjaga keberlangsungan keluarga

Perlindungan jiwa berkaitan dengan upaya menjaga kondisi keuangan keluarga ketika pencari nafkah meninggal dunia. Bagi keluarga yang bergantung pada satu atau dua sumber penghasilan, risiko tersebut dapat menimbulkan persoalan serius karena kebutuhan anak dan orang tua tidak otomatis berhenti.

Manfaat perlindungan jiwa sesuai ketentuan polis dapat membantu keluarga menghadapi masa transisi setelah kehilangan pencari nafkah. Dana tersebut berpotensi digunakan untuk menopang kebutuhan hidup, melanjutkan pendidikan anak, atau memenuhi kewajiban finansial yang masih berjalan.

Meski demikian, calon peserta perlu memahami besaran manfaat, masa perlindungan, pengecualian, serta ketentuan klaim. Kebutuhan perlindungan setiap keluarga berbeda, sehingga besaran manfaat idealnya disesuaikan dengan jumlah tanggungan dan kondisi keuangan.

Perlindungan kesehatan untuk mengantisipasi biaya pengobatan

Perlindungan kesehatan menjadi bagian penting karena biaya perawatan dapat mengganggu anggaran keluarga. Asuransi kesehatan dapat membantu menanggung biaya sesuai manfaat dan ketentuan polis, sehingga peserta tidak harus selalu mengandalkan tabungan pribadi ketika menghadapi risiko medis.

Agung Prambudi, Presiden Direktur Sunlife Syariah, menyampaikan bahwa perusahaan juga ingin memperluas akses perlindungan kesehatan kepada masyarakat di luar kelompok berpenghasilan tinggi. Segmen menengah dan bawah, termasuk pekerja seperti guru dan buruh pabrik, disebut sebagai kelompok yang perlu mendapat akses perlindungan.

“Kita juga ingin sama dengan industri dan teman-teman lain yang juga masuk ke segmen menengah dan ke bawah, yang termasuk guru-guru pabrik gitu ya, itu harusnya juga bisa dikover oleh asuransi,” ujar Agung.

Pendidikan anak, haji, warisan, dan dana hari tua

Selain perlindungan jiwa dan kesehatan, perencanaan pendidikan anak menjadi salah satu kebutuhan yang relevan bagi generasi sandwich. Persiapan ini membantu keluarga memiliki arah dalam memenuhi kebutuhan pendidikan pada masa mendatang, tanpa sepenuhnya bergantung pada penghasilan saat kebutuhan tersebut tiba.

Sunlife Syariah juga menyebut persiapan ibadah haji dan perencanaan warisan sebagai bagian dari solusi yang dikembangkan. Keduanya berkaitan dengan tujuan keuangan dan pengelolaan aset dalam tahapan kehidupan yang berbeda.

Sementara itu, persiapan dana hari tua penting agar seseorang tidak terus bergantung pada anak ketika memasuki masa pensiun. Bagi generasi sandwich, perencanaan ini memiliki arti lebih luas: memutus kemungkinan berulangnya beban finansial antargenerasi.

Perlu dicatat, kategori solusi tersebut tidak otomatis berarti seluruh kebutuhan tersedia dalam satu produk gabungan. Calon peserta tetap perlu memeriksa produk yang tersedia, manfaat, biaya atau kontribusi, masa perlindungan, serta ketentuan akad sebelum memutuskan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.