Akurat Logo

Menteri Transportasi Spanyol Mengundurkan Diri Buntut Tabrakan Kereta yang Tewaskan 69 Orang

Fitra Iskandar | 4 November 2026, 14:02 WIB
Menteri Transportasi Spanyol Mengundurkan Diri Buntut Tabrakan Kereta yang Tewaskan 69 Orang
Kecelakaan kereta Spanyol tewaskan sedikitnya 68 orang. - CTG

 AKURAT.CO Menteri Transportasi Spanyol, Óscar Puente mengundurkan diri. Pengumuman itu ia sampaikan enam hari setelah tabrakan kereta berkecepatan tinggi di sebelah selatan Madrid yang menewaskan 69 orang.

Ia menyampaikan pengumuman tersebut di akhir sesi dengar pendapat yang berlangsung selama berjam-jam di hadapan para anggota parlemen terkait kecelakaan itu—insiden mematikan kedua tahun ini yang melibatkan jaringan kereta berkecepatan tinggi Spanyol yang luas.

“Seorang menteri transportasi di negara seperti Spanyol tidak bisa tetap menjabat setelah dua kecelakaan serius seperti ini terjadi dalam kurun waktu kurang dari setahun,” ujar Puente.

Kecelakaan pada 28 Oktober itu terjadi ketika sebuah kereta berkecepatan tinggi menabrak kereta lain yang sedang berhenti di atas rel. Rangkaian peristiwa yang berujung pada bencana ini bermula ketika sistem komunikasi—yang menjadi kunci berfungsinya sistem keamanan di jalur Madrid-Seville—mengalami gangguan.

Pengendali pusat di Madrid kemudian mengambil alih kendali dan memberikan izin bagi kereta berkecepatan tinggi milik operator negara, Renfe, untuk terus melaju, padahal terdapat kereta lain milik perusahaan Iryo yang sedang berhenti di depan.

Ini merupakan kecelakaan besar kedua di jalur Madrid-Seville tahun ini. Pada bulan Januari, di lokasi yang berjarak lebih dari dua jam perjalanan ke arah selatan di jalur yang sama, sebuah kereta tergelincir dan menabrak kereta lain yang melaju dari arah berlawanan, yang mengakibatkan 46 orang tewas. Kecelakaan tersebut hingga kini masih dalam penyelidikan.

Puente mengungkapkan bahwa ia telah memutuskan untuk mengundurkan diri segera setelah kecelakaan maut itu terjadi, namun belum mengumumkannya kepada publik.

Serangkaian tabrakan ini memicu kekhawatiran baru mengenai keselamatan jaringan kereta api di negara tersebut. Kecelakaan terakhir ini terjadi empat minggu menjelang pemilihan umum nasional.

Jaringan kereta berkecepatan tinggi Spanyol selama ini dianggap sebagai salah satu pencapaian terbesar negara tersebut. Jaringan ini merupakan yang terbesar kedua di dunia, setelah Tiongkok. Hingga tahun ini, jaringan tersebut tidak pernah mengalami kecelakaan fatal sejak mulai beroperasi lebih dari tiga dekade lalu.

Sebelumnya pada hari Selasa, Puente mengumumkan langkah-langkah keselamatan yang akan diterapkan pemerintah pada jaringan kereta api tersebut, termasuk memperbaiki kondisi di pusat kendali serta mendorong percepatan penerapan European Rail Traffic Management System (Sistem Manajemen Lalu Lintas Kereta Api Eropa) yang terstandarisasi untuk aspek keselamatan dan persinyalan.

Sumber: ABC

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.