Kesal dengan Stasiun TV Fox News, Trump Cemooh Pembawa Acara dengan Sebutan 'Bodoh'

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjukkan kemarahan saat memantau hasil pemilu paruh waktu atau midterm elections 2026 dari Gedung Putih, Selasa (3/11/2026). Trump meluapkan kekesalannya kepada stasiun televisi konservatif Fox News melalui sejumlah unggahan di media sosial Truth Social. Ia menuding Fox News tidak lagi cukup loyal kepadanya sehingga rating stasiun televisi tersebut mengalami penurunan.
Kemarahan Trump muncul ketika hasil pemilu mulai diumumkan. Pemilu paruh waktu AS kali ini menjadi ujian penting bagi Partai Republik untuk mempertahankan kendali atas Kongres. Hasilnya juga akan menentukan ruang gerak pemerintahan Trump dalam menjalankan sisa masa jabatan keduanya.
Dalam tiga unggahan bernada keras, Trump menyalahkan Fox News atas penurunan jumlah penontonnya. Ia bahkan menuduh stasiun televisi tersebut justru memberikan ruang terlalu besar kepada pihak-pihak yang berseberangan dengannya.
Dalam salah satu unggahan yang dibuat ketika tempat pemungutan suara pertama mulai ditutup, Trump menulis bahwa rating Fox News merosot bukan karena dirinya, melainkan karena stasiun televisi itu bersikap menentangnya.
Pada unggahan lain, Trump menyebut salah satu pembawa acara Fox News sebagai orang yang "sangat bodoh". Ia juga mengecam hasil jajak pendapat Fox News mengenai pandangan pemilih dan menyebutnya sebagai survei yang selalu paling buruk.
"Rating Fox News turun drastis (27 persen) karena mereka terlalu banyak menghabiskan waktu meliput para Demokrat yang terobsesi menyerang Trump," tulis Trump.
Ledakan kemarahan tersebut terjadi menjelang Trump menggelar acara pemantauan hasil pemilu bersama para menteri kabinet dan pejabat pemerintahannya di Ruang Timur Gedung Putih.
Sebelumnya, seorang pejabat Gedung Putih menggambarkan suasana di lingkungan pemerintahan sebagai optimistis, meskipun tetap berhati-hati menghadapi hasil pemilu.
"Presiden telah mengerahkan seluruh kemampuannya dan melakukan semua yang diperlukan. Posisi Partai Republik sekarang lebih baik dibandingkan empat pekan lalu," kata pejabat tersebut kepada AFP.
Trump Gencar Kampanye, Demokrat Berpeluang Kuasai Kongres
Menjelang pemilu paruh waktu AS, Trump menggelar hampir setiap hari kampanye politik selama sebulan terakhir. Ia bahkan meminta para pendukung Partai Republik bertindak seolah-olah dirinya juga ikut menjadi kandidat dalam pemilu.
"Anggap saja saya ada dalam surat suara," ujar Trump dalam seruannya kepada para pemilih Partai Republik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi Bahasa Inggris TKA SMA 2026 Lengkap dengan Contoh Soal
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa







