Akurat

Seorang Pria Ditangkap karena Komentar di Media Sosial Mendukung Penembakan di Bondi Beach

Kumoro Damarjati | 25 Desember 2025, 11:04 WIB
 Seorang Pria Ditangkap karena Komentar di Media Sosial Mendukung Penembakan di Bondi Beach


AKURAT.CO Seorang pria Australia didakwa dan ditahan setelah diduga mengunggah dukungan penembakan Bondi Beach melalui media sosial. Pengadilan di Australia Barat mengungkapkan polisi menemukan enam senjata api berizin, sekitar 4.000 butir amunisi yang disimpan tanpa pengamanan, serta materi bermuatan antisemitisme di rumah tersangka.

Polisi Australia Barat dalam pernyataan resminya menyebut penggeledahan dilakukan pada Selasa di kediaman tersangka. Pria tersebut didakwa dengan niat melakukan pelecehan bermotif rasial, memiliki atau membawa senjata terlarang, serta lalai menyimpan senjata api dan perlengkapannya sesuai aturan hukum.

Tersangka yang diidentifikasi media lokal sebagai Martin Thomas Glynn (39), warga Perth, hadir di Pengadilan Magistrat Fremantle. Dalam unggahan media sosialnya, ia diduga menyatakan “dukungan 100 persen” terhadap penembakan massal Bondi Beach pada 14 Desember di sebuah festival Yahudi yang menewaskan 15 orang. Glynn mengklaim tidak berniat melukai siapa pun dan menyebut unggahannya sebagai perbandingan dengan korban tewas di Gaza.

Ia ditahan hingga sidang berikutnya pada Februari. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menegaskan tidak ada tempat bagi antisemitisme, kebencian, dan ideologi kekerasan di Australia, serta mengapresiasi langkah cepat kepolisian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.