'Dibisiki' Komandan CENTCOM, Trump Pertimbangkan Lanjutkan Operasi Militer Besar ke Iran

AKURAT.CO Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan untuk melanjutkan operasi militer berskala besar terhadap Iran. Rencana ini terkait laporan militer Amerika Serikat yang disampaikan Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Laksamana Brad Copper.
The Wall Street Journal melaporkan bawah sosok yang mengawasi operasi militer di Timur Tengah itu sudah memberikan penjelasan mengenai rencana serangan yang mungkin dilakukan.
Menurut para pejabat pemerintah AS dan pihak-pihak yang mengetahui pertemuan tersebut, Cooper mengambil langkah yang tidak biasa dengan memberikan penjelasan secara langsung kepada Trump di Gedung Putih mengenai opsi-opsi serangan terhadap Iran.
Menteri Pertahanan, Pete Hegseth, dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine, serta sejumlah anggota kabinet lainnya turut hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka juga membahas berbagai hal lain, termasuk apakah akan tetap mempertahankan blokade angkatan laut AS terhadap Iran.
Pertemuan ini ditafsirkan sebagai sinyal bahwa Amerika Serikat semakin mungkin untuk melancarkan operasi militer yang substansial.
Cooper dan sejumlah pejabat militer AS lainnya dilaporkan telah bertemu dengan Wakil Presiden JD Vance di Gedung Putih sehari sebelumnya.
Iran telah memberikan peringatan—baik melalui jalur diplomatik tertutup maupun secara terbuka—bahwa mereka akan melancarkan serangan balasan berskala luas terhadap berbagai fasilitas di negara-negara kawasan Timur Tengah jika diserang oleh Amerika Serikat.
Iran juga dilaporkan telah kembali memproduksi rudal balistik dengan menggunakan komponen yang disimpan di fasilitas bawah tanah sebagai persiapan untuk melakukan serangan balasan semacam itu.
Departemen Pertahanan AS baru-baru ini telah mengirimkan tambahan sistem pertahanan udara, amunisi, dan perlengkapan militer ke Timur Tengah sebagai persiapan untuk kampanye serangan udara yang baru.
WSJ juga melaporkan bahwa sejumlah pasukan yang ditempatkan di pangkalan-pangkalan yang dianggap rentan telah dipindahkan ke lokasi lain.
Sumber: Asiatoday
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah






