AS Keluarkan Peringatan Keamanan di Prancis, Imbau Warganya Hindari Demonstrasi

AKURAT.CO Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Paris mengeluarkan peringatan keamanan bagi warga Amerika setelah demonstrasi di Prancis berujung ricuh dan penjarahan pada 17 Oktober 2026. Kedutaan meminta warga AS menghindari lokasi demonstrasi, mewaspadai kerumunan besar, serta mengantisipasi kemungkinan pemberlakuan jam malam di sejumlah kota.
Peringatan keamanan tersebut diterbitkan pada Senin, 19 Oktober 2026, menyusul laporan mengenai kerusuhan yang melanda sejumlah wilayah Prancis. Pemerintah setempat dilaporkan memberlakukan jam malam terbatas pada 19 dan 20 Oktober, termasuk di Kota Lille. Pembatasan serupa juga berpotensi diberlakukan di beberapa wilayah Paris dan daerah lain.
Kedutaan AS memperingatkan bahwa demonstrasi sporadis masih mungkin berlangsung meskipun jam malam diterapkan. Warga yang bepergian ke Prancis diminta memantau perkembangan situasi, menghindari titik aksi massa, dan menyiapkan rute alternatif untuk mengantisipasi gangguan perjalanan.
Dalam peringatannya, Kedutaan AS juga menyarankan warga memeriksa informasi transportasi dari operator angkutan umum Paris, RATP, untuk mengetahui penutupan stasiun Metro dan gangguan layanan lainnya. Penumpang pesawat diminta mengonfirmasi jadwal penerbangan kepada maskapai masing-masing.
Warga juga disarankan mengikuti perkembangan melalui media lokal, termasuk France 24, Radio France Internationale, dan The Local. Mereka yang harus bepergian di tengah situasi tersebut dianjurkan menyediakan waktu perjalanan tambahan.
Kerusuhan dan Penjarahan Picu Kecaman
Peringatan keamanan Kedutaan AS muncul setelah demonstrasi pada 17 Oktober berakhir dengan aksi kekerasan dan penjarahan. Otoritas Paris menyebut para perusuh membahayakan keselamatan warga, merusak tempat usaha, serta menghancurkan fasilitas publik di sejumlah kawasan ibu kota.
Wali Kota Paris Emmanuel Grégoire mengecam keras aksi tersebut. Menurut dia, kekerasan dan penjarahan tidak hanya merusak properti, tetapi juga merugikan para pedagang dan pekerja yang menggantungkan hidup dari kegiatan usaha mereka.
Grégoire menegaskan bahwa tindakan yang membahayakan nyawa, merusak toko, dan menghancurkan fasilitas umum tidak dapat dibenarkan. Ia juga menilai aksi tersebut justru merusak hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat melalui demonstrasi.
Perdana Menteri Prancis Sébastien Lecornu pada 19 Oktober mengatakan kelompok sayap kiri ekstrem berupaya menciptakan kekacauan menjelang pemilihan presiden. Pernyataan itu disampaikan dengan merujuk pada laporan intelijen yang diterima pemerintah.
Lecornu memperingatkan bahwa jaringan kelompok tersebut berpotensi mengorganisasi aksi yang lebih luas, bahkan berupaya mempersoalkan waktu pelaksanaan pemilihan presiden.
Ratusan Ribu Orang Turun ke Jalan
Demonstrasi di Prancis dilaporkan berkaitan dengan meningkatnya biaya hidup dan harga bahan bakar. Konfederasi Umum Buruh Prancis (CGT) memperkirakan sekitar 800.000 orang mengikuti aksi pada 17 Oktober.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








