Warga Inggris Divonis 13 Tahun Penjara oleh Rusia karena jadi Tentara Bayaran Ukraina

AKURAT.CO Seorang warga negara Inggris dijatuhi hukuman 13 tahun penjara di kamp tahanan keamanan maksimum Rusia setelah dinyatakan bersalah sebagai tentara bayaran yang bertempur di pihak Ukraina. Putusan tersebut disampaikan oleh jaksa Rusia pada Kamis (18/12).
Kantor Kejaksaan Agung Rusia mengidentifikasi terpidana sebagai Hayden Davies (30). Ia diadili oleh pengadilan di wilayah Donetsk yang dikuasai Rusia, salah satu dari empat wilayah Ukraina yang diklaim Moskow sebagai bagian dari Rusia sejak 2022.
Dalam pernyataannya, pihak jaksa Rusia tidak menjelaskan bagaimana pembelaan Davies dalam persidangan. Namun, Rusia menuding Davies bertempur melawan pasukan Rusia dengan imbalan bayaran.
Menurut jaksa, Davies tiba di wilayah barat Ukraina pada Agustus 2024 dan menandatangani kontrak untuk bergabung dengan International Legion for the Defence of Ukraine. Ia disebut menjalani pelatihan militer sebelum diterjunkan ke medan pertempuran di wilayah Donetsk.
Rusia menyatakan Davies ditangkap pada musim dingin 2024 saat membawa senapan serbu buatan Amerika Serikat beserta amunisi. Penangkapan tersebut kemudian dijadikan dasar dakwaan bahwa Davies merupakan tentara bayaran asing dalam konflik perang Rusia-Ukraina.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Inggris terkait vonis terhadap warganya tersebut. Kasus ini menambah daftar panjang warga negara asing yang ditangkap dan diadili Rusia atas dugaan terlibat dalam perang Ukraina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November






