Akurat Logo

Produk Lokal Indonesia Jadi Buruan Turis Mancanegara di By The Sea PIK

Saeful Anwar | 20 Oktober 2026, 13:25 WIB
Produk Lokal Indonesia Jadi Buruan Turis Mancanegara di By The Sea PIK
Kawasan By The Sea Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

AKURAT.CO Kawasan By The Sea Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, menjadi salah satu destinasi wisata belanja yang menarik perhatian wisatawan mancanegara, terutama dari sejumlah negara Asia Tenggara.

Bukan sekadar menikmati suasana kawasan tepi laut, wisatawan juga datang untuk mencari berbagai produk lokal Indonesia, mulai dari pakaian, tas, aksesori, parfum, hingga produk kecantikan.

Berada di kawasan Golf Island PIK, By The Sea mengusung konsep seaside shopping district yang memadukan kegiatan belanja, kuliner, dan rekreasi dalam satu kawasan bernuansa tropis.

Berbeda dengan pusat perbelanjaan konvensional, kawasan ini menghadirkan deretan butik dan gerai dalam konsep semi-terbuka sehingga pengunjung dapat berbelanja sambil menikmati suasana kawasan pesisir.

Sejumlah merek lokal seperti 3Mongkis, Bateeq, Sovlo, dan Bohopanna tercatat pernah menghadirkan gerai di kawasan tersebut.

Kehadiran berbagai merek itu menjadikan By The Sea sebagai salah satu etalase produk industri kreatif Indonesia.

Wisatawan asal Malaysia menjadi salah satu kelompok pengunjung yang menunjukkan minat tinggi terhadap produk lokal.

Tidak sedikit yang datang dengan membawa koper untuk menampung barang belanjaan sebelum kembali ke negara asal.

Aisyah Rahman, wisatawan asal Kuala Lumpur, Malaysia, menggambarkan ketertarikannya terhadap beragam pilihan produk fesyen lokal yang ditawarkan di By The Sea PIK.

Kawasan By The Sea Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

“Saya suka belanja di sini karena pilihan merek lokalnya banyak dan modelnya bagus-bagus. Tadi saya beli beberapa baju dan tas, sebagian untuk oleh-oleh keluarga di Malaysia,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).

Selain pilihan produk, keberadaan fasilitas penitipan koper menjadi salah satu kemudahan yang dapat dimanfaatkan wisatawan selama berbelanja.

“Yang saya suka di sini juga ada tempat penitipan koper. Jadi, koper bisa ditinggal dulu dan kami lebih leluasa masuk dari satu toko ke toko lain tanpa harus membawa barang berat,” katanya.

Kecenderungan wisatawan Malaysia berbelanja produk lokal sebelumnya juga disampaikan Tourism Planning PIK Tourism Board Ricky Adiputra.

Sebagian wisatawan bahkan membeli produk dalam jumlah lebih banyak untuk memenuhi pesanan konsumen melalui layanan jasa titip atau jastip.

Fenomena tersebut memperlihatkan peluang produk lokal Indonesia untuk menjangkau konsumen internasional melalui aktivitas pariwisata.

Baca Juga: BRIN Kembangkan Teknologi Koreksi GPS, Bagaimana Cara Kerjanya dan Apa Manfaatnya?

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.