Akurat Logo

Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte

Hervin Saputra | 19 Oktober 2026, 19:38 WIB
Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, saat berada di tepi lapangan mendampingi timnya menghadapi Cagliari di Stadion Unipol Domus, Cagliari, Italia, 12 Oktober 2026. X/GamemaniaSports.

AKURAT.CO, Kekalahan 0-3 kontra Lazio pada matchday ketujuh Liga Serie A Italia 2026-2027 membuat suporter Juventus semakin kencang menyuarakan pemecatan pelatih mereka, Luciano Spasletti.

Pada saat yang sama, mereka meminta eks pelatih Juventus yang pernah sukses pada periode 2011-2014, Antonio Conte, untuk kembali ke Turin menggantikan Luciano Spalletti.

“Juventus mulai menimbang situasi sulit Spalletti. Antonio Conte dan semua skenario memungkinkan,” tulis salah satu media Italia, La Republicca, dalam judul berita kekalahan Juventus versus Lazio.

Menjamu Lazio di Stadion Juventus, Turin, Italia, Minggu (18/10/2026), Juventus kebobolan melalui gol Oliver Provstgaard di menit ke-37, Gustav Isaksen di menit ke-66, dan Fisayo Dele-Bashiru di menit ke-89.

Baca Juga: Klasemen Liga Italia: Menang Tipis Atas Juventus, Napoli Naik ke Pucuk Geser Inter Milan

Kekalahan atas Lazio merupakan kekalahan kedua dari tujuh laga yang sudah ditempuh Bianconeri di Serie A musim ini. Rinciannya adalah menang tiga kali, dua kali kalah, dan imbang dua kali.

Mereka tercatat hanya meraih sebelas poin dari tujuh pertandingan awal musim. Jumlah tersebut satu poin lebih buruk dari capaian musim lalu yang berujung pada pemecatan Igor Tudor.

Adapun Spaletti menggantikan Tudor pada 30 Oktober 2025 dan membawa Si Nyonya Tua menyelesaikan musim lalu di posisi keenam. Alhasil, Juventus masih mendapatkan peluang bermain di Liga Europa.

Antonio Conte Masih Tersedia

Di sisi lain, Antonio Conte saat ini adalah posisi tanpa klub sejak meninggalkan Napoli pada akhir musim lalu. Sempat beredar bahwa Conte bakal ditunjuk kembali memimpin Tim Nasional Italia namun federasi lebih memilih Roberto Mancini.

Kembali ke Juventus berarti pula Conte untuk kali kedua melatih di klub yang sama pada periode berbeda setelah klub pertamanya, Arezzo pada 2006 dan 2007. Juru taktik “bertangan emas” selalu membawa timnya yang diasuhnya menjadi juara.

Total, pelatih berusia 57 tahun itu sudah mengumpulkan sebelas gelar dalam karier kepelatihannya. Ia pernah membawa Juventus dan Napoli meraih scudetto, Chelsea menjuarai Liga Primer Inggris, dan Bari menjadi kampiun Serie B Italia.

Namun demikian, Juventus bukan satu-satunya pihak yang menginginkan jasa Conte. Di Inggris, ada Manchester United yang disebut-sebut bersiap mendatangkan Conte sebagai antisipasi jika mereka memecat Michael

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.