Madrasah Hebat Tak Berdiri Sendiri, Peran Masyarakat Jadi Kunci Kemajuan

AKURAT.CO Kemajuan madrasah tidak hanya ditentukan oleh kualitas guru, prestasi siswa, dan kelengkapan fasilitas pendidikan.
Dukungan masyarakat melalui Komite Madrasah juga menjadi unsur penting dalam mendorong perkembangan lembaga pendidikan tersebut.
Sejak awal, madrasah tumbuh bersama masyarakat.
Karena itu, keterlibatan orang tua dan lingkungan sekitar tidak hanya dibutuhkan dalam bentuk dukungan finansial, tetapi juga melalui sumbangan pemikiran, dukungan moral, serta pertimbangan untuk pengembangan madrasah.
Direktur KSKK Madrasah Kementerian Agama, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si., menegaskan, Komite Madrasah menjadi salah satu wadah bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam memajukan pendidikan.
“Kita tahu madrasah kita lahir dari masyarakat, dan masyarakat sangat ingin memberikan dukungan, kontribusi bagi madrasah melalui Komite Madrasah,” ujarnya dalam sebuah wawancara.
Menurut Nyayu, besarnya keinginan masyarakat untuk terlibat perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik mengenai tugas dan fungsi Komite Madrasah.
Dengan begitu, kontribusi yang diberikan dapat dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi lembaga pendidikan.
Meski regulasi mengenai Komite Madrasah telah tersedia, pelaksanaan perannya di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan.
Salah satunya berkaitan dengan kapasitas pengurus dalam memahami dan menjalankan tugas serta fungsinya.
“Kita memahami betul bahwa regulasi itu sudah sangat kokoh untuk memungkinkan Komite Madrasah menjadi mitra strategis madrasah. Tetapi pada kenyataannya, kita melihat banyak sekali persoalan yang dihadapi oleh Komite Madrasah,” jelas Nyayu, Selasa (20/10/2026).
Ia juga menyoroti adanya pengaduan masyarakat terkait kemampuan pengurus komite dalam menjalankan tanggung jawabnya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan regulasi perlu disertai penguatan kapasitas pengurus.
Pengetahuan, keterampilan, integritas, dan tata kelola yang baik menjadi aspek penting agar Komite Madrasah dapat menjalankan perannya secara optimal.
Partisipasi masyarakat yang besar harus diiringi pengelolaan yang transparan dan bertanggung jawab.
Dengan demikian, dukungan yang diberikan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga dapat memperkuat pengembangan madrasah.
Selain memperkuat kapasitas pengurus, peningkatan kepercayaan masyarakat menjadi salah satu tujuan penting dalam penguatan Komite Madrasah.
Nyayu berharap pengurus komite dapat memahami tanggung jawabnya dan menjalankan fungsi secara tepat sehingga masyarakat semakin yakin untuk berpartisipasi dalam pengembangan pendidikan.
“Diharapkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap komite semakin baik. Dengan demikian, partisipasi masyarakat juga akan semakin meningkat,” ujarnya.
Kepercayaan tersebut penting untuk membangun hubungan yang sehat antara madrasah, orang tua, dan masyarakat.
Ketiganya memiliki peran yang saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan peserta didik.
Dengan keterlibatan masyarakat yang dikelola secara baik, madrasah memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta menjawab kebutuhan lingkungan sekitarnya.
Baca Juga: Produk Lokal Indonesia Jadi Buruan Turis Mancanegara di By The Sea PIK
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








