Houthi Serang Arab Saudi, 13 Warga Sipil Terluka di Khamis Mushait, Abha dan Taif

AKURAT.CO Serangan kelompok Houthi yang didukung Iran kembali menyasar wilayah Arab Saudi. Sebanyak 13 warga sipil terluka setelah serangkaian serangan Houthi menghantam sejumlah kota di Arab Saudi pada Senin, termasuk Khamis Mushait, Abha, dan Taif.
Informasi tersebut disampaikan koalisi pimpinan Arab Saudi pada Selasa dini hari. Serangan Houthi itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman tersebut.
Sebelum pengumuman mengenai korban, Pertahanan Sipil Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan darurat untuk wilayah Khamis Mushait dan Abha pada Senin malam. Peringatan tersebut disiarkan melalui televisi pemerintah Arab Saudi.
Pada Selasa, Pertahanan Sipil Arab Saudi kembali mengeluarkan peringatan darurat untuk sejumlah wilayah lain, yakni Yanbu, Taif, Jeddah, Abha, Jazan, dan AlUla.
Rangkaian serangan tersebut berlangsung ketika Arab Saudi meningkatkan koordinasi dengan Amerika Serikat untuk menghadapi ancaman Houthi dari Yaman.
Pada Senin, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bertemu dengan Kepala Komando Pusat Amerika Serikat atau US Central Command, Laksamana Brad Cooper, di Jeddah.
Pertemuan itu membahas perkembangan situasi regional di tengah meningkatnya permusuhan dengan Houthi, kelompok yang bersekutu dengan Iran dan menguasai sebagian wilayah Yaman.
Pertemuan Mohammed bin Salman dan Brad Cooper juga berlangsung beberapa hari setelah tiga sumber yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa Putra Mahkota Arab Saudi telah meminta bantuan militer kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menghadapi Houthi.
Namun, Trump disebut tidak menyetujui permintaan agar Amerika Serikat melakukan serangan langsung terhadap kelompok Houthi.
Sebagai gantinya, Washington menyatakan akan memberikan dukungan berupa pertukaran informasi intelijen serta bantuan penentuan sasaran serangan kepada Arab Saudi.
Sumber: JPost
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November






