Akurat Logo

Panjat Tebing Absen di SEA Games Malaysia 2027, Indonesia Kehilangan Lumbung Emas dan Panggung Atlet Muda

Dian Eko Prasetio | 2 November 2026, 21:07 WIB
Panjat Tebing Absen di SEA Games Malaysia 2027, Indonesia Kehilangan Lumbung Emas dan Panggung Atlet Muda
Pemanjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani, saat melakoni laga final nomor lead putra ajang World Climbing Series Koper 2026 di Slovenia, Minggu (6/9/2026). WORLD CLIMBING.

AKURAT.CO, Peta persaingan Kontingen Indonesia untuk mempertahankan pundi-pundi medali di kawasan Asia Tenggara dipastikan bergeser.

Hal tersebut setelah salah satu cabang olahraga (cabor) andalan Indonesia, panjat tebing, dipastikan absen dan tidak masuk dalam daftar pertandingan pada ajang SEA Games 2027 mendatang di Malaysia.

Keputusan tersebut disahkan oleh Komite Eksekutif Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara (South East Asian Games Federation/SEAGF) yang menetapkan 43 cabor dengan total 473 nomor pertandingan untuk SEA Games edisi 2027.

Baca Juga: SEA Games: Tim Panjat Tebing Indonesia Borong Emas Nomor Speed, Total Sudah Koleksi 8 Medali

Pencoretan ini menjadi pukulan telak bagi Kontingen Merah Putih mengingat panjat tebing merupakan salah satu cabor andalan dan lumbung medali emas bagi Indonesia.

Panjat Tebing Panggung Masif Pahlawan Muda Merah Putih

Absennya panjat tebing sangat disayangkan mengingat dominasi absolut Indonesia di kawasan regional. Pada SEA Games 2011 di Palembang-Jakarta, Indonesia pernah menyapu bersih sembilan dari sepuluh medali emas yang diperebutkan.

Sementara itu, pada edisi teranyar SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand, Timnas Panjat Tebing Indonesia sukses mengoleksi empat medali emas dan tiga medali perak dari enam nomor yang dipertandingkan.

Menariknya, empat medali emas pada SEA Games 2025 tersebut diborong oleh para pemanjat belia Indonesia.

Di antaranya Ardana Cikal Damarwulan pada nomor lead putra (Kategori U-17) dan Alma Ariella Tsany pada nomor lead putri (Kategori U-17).

Menyusul dua lainnya disumbangkan oleh Antasyafi Robby Al Hilmi dari nomor speed perorangan putra (Kategori U-19) dan Puja Lestari dari nomor speed perorangan putri (Kategori U-19).

Bagi Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI), ajang seperti SEA Games bukan sekadar soal medali, melainkan kawah candradimuka bagi para atlet muda untuk mematangkan jam terbang sebelum melangkah ke panggung Asian Games dan Olimpiade.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.