PBB Tuntut Israel Bertanggung Jawab Atas Laporan Penyiksaan Tahanan di Gaza

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menuntut pertanggungjawaban Israel, setelah terkuaknya laporan yang menyebutkan terjadnya penyiksaan tahanan Palestina di Jalur Gaza.
"Reaksi kami adalah terkejut dan bergidik saat melihat laporan ini," kata Juru Bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric, terkait laporan setebal 23 halaman yang diterbitkan Kantor HAM PBB pada Rabu (31/7/2024).
"Seperti yang ada dalam kasus-kasus ini, sangat penting adanya pertanggungjawaban bagi mereka yang bertanggung jawab atas apa yang telah kami laporkan," tambahnya.
Baca Juga: Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia
Kantor HAM PBB memublikasikan laporan yang mengungkap adanya dugaan penyiksaan cukup luas terhadap tahanan Palestina yang ditahan tanpa akses komunikasi apapun, dalam penahanan yang sewenang-wenang dan berkepanjangan.
Laporan merinci kesaksian para tahanan yang menjadi korban interogasi dengan metode siram air, penutupan mata dalam jangka waktu lama, penahanan tanpa makan dan minum, sengatan listrik dan kekerasan seksual.
Sekjen PBB mendesak semua pihak untuk menahan diri.
Baca Juga: Genjot Sektor Wisata, Prabowo dan Putin Sepakat Bikin Penerbangan Langsung Rusia-Bali
"Sangat penting bahwa seruan kami, yang didukung oleh pesan-pesan yang disampaikan utusan kami, dan khususnya negara-negara anggota yang memiliki pengaruh terhadap semua pihak terkait di kawasan, semuanya bekerja mengupayakan deeskalasi," jelas Dujarric.
"Serangan dari pasukan dan pemukim Israel terus memberikan dampak menghancurkan terhadap rakyat Palestina di Tepi Barat," katanya mengutip informasi Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA).
Dikutip Anadolu, laporan terbaru OCHA mencatat enam orang tewas dan hampir 80 warga Palestina, termasuk puluhan anak, dicederai pasukan atau pemukim Israel dalam insiden di Tepi Barat pada periode 23-29 Juli 2024.
Baca Juga: Tak Mau Ganggu Pilkada, MK Segera Gelar Sidang Sengketa Pileg Nasdem-Demokrat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia








