Pramono Bakal Panggil PT KCN Soal Tanggul Beton di Cilincing

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyatakan akan memanggil PT Karya Citra Nusantara (KCN), untuk membahas terkait tanggul beton di Cilincing, Jakarta Utara.
Diketahui keberadaan tanggul yang dibangun PT KCN itu dikhawatirkan mengganggu mata pencaharian nelayan dalam mencari ikan. Sebab, nelayan harus memutar lebih jauh ke ujung beton untuk sampai ke lokasi pencarian ikan.
"Saya sudah minta kepada dinas terkait untuk segera mengundang perusahaan tersebut dan memberikan jaminan bahwa PT Karya Citra Nusantara harus memberikan akses kepada para nelayan yang beraktivitas di tempat tersebut," kata Pramono di Jakarta, Kamis (11/9/3025).
Baca Juga: Apa Fungsinya? Keberadaan Tanggul Beton di Laut Cilincing Harus Diusut Tuntas
PT KCN merupakan badan usaha pelabuhan yang mengoperasikan terminal umum di Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara. Perusahaan ini merupakan patungan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) dengan kepemilikan saham 15 persen dan PT Karya Tekhnik Utama (KTU) 85 persen. Adapun 25,85 persen saham PT KBN dimiliki Pemerintah Provinsi Jakarta.
Mantan Sekjen PDI Perjuangan itu menambahkan, izin pembangunan tanggul bukan kewenangan Pemerintah Provinsi Jakarta, melainkan Izin Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) diterbitkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
"Ini merupakan kewenangan kementerian KKP yang diberikan kepada PT Karya Citra Nusantara," ujarnya.
Kendati demikian, Pramono memastikan pihaknya akan menjaga kepentingan nelayan. "Bagi Pemerintah DKI Jakarta yang paling penting adalah para nelayan itu tidak boleh terganggu beraktivitas di tempat tersebut," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








