Zenius Resmi Tutup Sementara Setelah 20 Tahun Beroperasional, Netizen Sedih Mengingat Masa Sekolah Belajar dengan Coretan Papan Tulis

AKURAT.CO Baru-baru ini, perusahaan Zenius resmi mengumumkan akan tutup sementara waktu setelah 20 tahun beroperasional di Indonesia.
Zenius merupakan startup education technology atau edutech, yang menawarkan materi pelajaran SD, SMP, SMA, persiapan UTBK, ujian mandiri, hingga upskilling atau reskilling profesional kepada seluruh siswa yang berminat.
Pihak Zenius mengaku sedang mengalami kesulitan menjalani operasional dan membuat para pengguna merasa tidak nyaman, sehingga terpaksa harus tutup sementara untuk memperbaiki beberapa hal.
Pernyataan resmi Zenius telah dikonfirmasi oleh sang pendirinya, Sabda Putra Subekti, yang mulai beredar melalui akun media sosial Ecommurz, terkenal sering membagikan bocoran tren perusahaan digital.
Baca Juga: 20 Tahun Berdiri, Zenius Setop Beroperasi Per 22 Januari 2024, Bagaimana Nasib Karyawan?
“Saat ini Zenius sedang mengalami tantangan operasional, dan kami sangat menyesal atas ketidaknyamanan yang akan ditimbulkan bagi para pengguna kami,” tulis pihak Zenius.
Menyadari bahwa keputusan ini akan mengecewakan banyak orang, terutama mereka yang telah mendukung, maka Zenius meminta maaf dan berterima kasih kepada para pelanggan setianya.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para pengguna, yang telah menjadi pilar penting dalam perjalanan kami sejak 2004. Dukungan dan kepercayaan mereka adalah hal yang tak ternilai bagi kami. Terima kasih telah menjadi bagian dari Zenius di 20 tahun terakhir," tulis manajemen Zenius.
Akibat informasi Zenius yang diumumkan secara tiba-tiba, membuat warganet heboh mengingat masa-masa sekolahnya dibantu belajar dengan Zenius hingga lulus.
“Omong-omong Zenius pailit, gue mengaku format video papan tulis kayak begini works wonder untuk Zenius yang dulu. Probably has something to do with our working memory, you can see the idea flowing (Mungkin ada hubungannya dengan memori kerja kita, kamu bisa melihat idenya mengalir), selama format video yang baru cenderung terlalu banyak visual dan animasi jadi banyak distraksi,” tulis akun @alemier121, dikutip dari unggahan di X, Kamis (4/1/2024).
Baca Juga: Kemenparekraf dan Zenius Berkolaborasi Untuk Bangkitkan Pariwisata Indonesia Lewat Serial Dokumenter
Ternyata banyak netizen yang setuju dan sependapat bahwa aplikasi Zenius sangat membantu kegiatan belajar siswa dengan metose tulisan di papan tulis.
“Asli dulu lebih milih Zenius karena video coretannya ini lebih masuk di gue wkwk,” ungkap @alstudie_s.
“Setuju. Kalau untuk konsep-konsep dasar dan hitung-hitungan format kayak gitu emang enak buat belajar dan bikin cepat masuk ke otak. Tapi untuk mata pelajaran yang butuh visualisasi kayak biologi gue lebih baik pakai animasi karena bikin lebih gampang ngebayangin dan paham materinya,” balas @caricapapaya_
Itulah beberapa pendapat netizen mengenai Zenius yang akan segera tutup operasional dan membuat mereka sedih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








