Bocah SD Nekat Naik Motor Dari Madura Ke Jakarta Modal Utang Rp105 Ribu, Ini Fakta-faktanya
Rahmat Ghafur | 23 November 2023, 18:58 WIB

AKURAT.CO Dua bocah SD berinisial SZ dan DR nekat mengendarai sepeda motor dari Madura ke Jakarta hanya dengan bermodalkan uang Rp105 ribu yang mereka dapatkan dari meminjam.
Dua bocah yang masih berusia 12 tahun itu diketahui hendak menemui teman lamanya yang berada di Jakarta setelah berkomunikasi melalui media sosial. Namun, perjalanan mereka harus terhenti di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Kedua bocah tersebut diberhentikan oleh polisi setempat sebab melanggar lalu lintas. Selain itu, mereka juga tidak menggunakan helm ketika mengendarai sepeda motor.
Oleh petugas, keduanya langsung dibawa ke Polsek Tengaran untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kemudian, petugas menghubungi anggota keluarga dari kedua bocah tersebut untuk menjemput mereka di Salatiga.
Menurut informasi, kejadian tersebut bermula ketika kedua bocah itu pergi dari rumah tanpa berpamitan dengan orang tua mereka pada Minggu (19/11/2023).
Kemudian, mereka melakukan perjalanan dengan memanfaatkan Google Maps sebagai rute dari perjalanan mereka. Selain itu, motor yang mereka gunakan juga tidak disertai dengan surat resmi alias bodong.
Bahkan, mereka hanya membawa uang seadanya yang digunakan untuk membeli bensin dan makan saat lapar diperjalanan.
"Saya cuma makan mi instan sekali, berhenti beli bensin enam kali (Rp10 ribu sekali mengisi), tapi lupa tempatnya. Istirahat semalam di gardu pinggir jalan, kalau enggak salah di Tuban," ungkap DR.
DR dan SZ mengakui bahwa mereka nekat naik motor melintasi sejumlah kota untuk menuju ke Jakarta. Bahkan, keduanya menyetir motor secara bergantian.
Selama perjalanan pun mereka tidak bertemu dengan polisi, namun ketika di Semarang itulah mereka diberhentikan oleh petugas. Selain itu, keduanya juga baru pertama kali pergi ke keluar kota.
"Saya pakai Google Maps buat rutenya. Baru pertama kali saya keluar kota. Selama perjalanan bergantian pakai sepeda motor, tanpa bertemu sama polisi," ucap DR.
Sementara itu, menurut pengakuan keluarga, mereka baru mengetahui kejadian tersebut setelah ditelepon anggota Polsek Tengaran pada Senin (20/11/2023).
"Awalnya saya nggak percaya kalau mereka ada di sana, kan banyak penipuan, apalagi anak itu bawa motor butut. Saya baru percaya ketika anggota polsek mengirim foto dan video, sehingga saya langsung jemput mereka," ucap Jauhuri selaku paman SZ.
Kini keduanya sudah dipulangkan ke Sampang, Madura.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Cari Bukti Baru Kasus ATR/BPN
- 10Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional








