Kuasa Hukum David Ozora Sentil Pemindahan Mario Dandy ke Lapas Sukamiskin: Kalau Perlu Pindahkan ke Nusakambangan!

AKURAT.CO Kasus penganiayaan berat yang dilakukan oleh terpidana Mario Dandy Satriyo kembali mencuri perhatian publik.
Kali ini, kuasa hukum David Ozora, Oya Abdul Malik, melayangkan protes keras sekaligus mempertanyakan alasan di balik pemindahan Mario ke Lapas Sukamiskin, Bandung.
Pasalnya, pemindahan narapidana ke luar kota dinilai bukan perkara mudah. Terlebih lagi, langkah tersebut membuat Mario kini mendekam di satu tempat penahanan yang sama dengan sang ayah, Rafael Alun Trisambodo, yang juga tengah menjalani masa hukuman.
Baca Juga: Kejari Jaksel Beri Uang Hasil Lelang Mobil Rubicon Mario Dandy ke David Ozora, Segini Nominalnya
Pihak kuasa hukum menilai keistimewaan fasilitas atau kedekatan lokasi penahanan ini terasa janggal. Atas dasar itu, Oya menegaskan bahwa pihaknya berencana melayangkan surat resmi agar terpidana tersebut dipindahkan ke tempat yang lebih ketat.
"Kalau perlu kami bersurat resmi untuk minta Mario Dandy ini dipindahkan ke Nusakambangan karena buat saya di samping keji, ternyata berdarah dingin juga ya," tutur Oya dalam konferensi pers di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/2026).
Lebih lanjut, Oya mengungkapkan tanda tanya besar di balik kepindahan narapidana kasus penganiayaan tersebut. Padahal, sebelumnya Mario diketahui menjalani masa tahanan di Lapas Cipinang sebelum sempat bergeser ke Lapas Salemba.
"Lumayan bikin tanda tanya juga ya, bagaimana akhirnya Mario Dandy itu bisa ada di Sukamiskin sama sang ayah. Harusnya ada di Cipinang atau di Salemba. Ini agak istimewa juga nih bisa ada di Sukamiskin," ujar Oya.
"Itu juga nanti akan saya pertanyakan juga, kenapa bisa ada di sana, tentunya tidak mudah untuk memindahkan ke luar kota lagi ya. Ada apa mesti pindahin, kenapa mesti dekat dengan ayahnya, ada apa ini," bebernya.
Kejanggalan ini turut disoroti langsung oleh David Ozora. Ia merasa heran dengan sikap Rafael Alun yang sebelumnya berkedok lepas tangan dan menyatakan Mario sudah dewasa sehingga wajib membayar restitusi dari harta pribadinya sendiri.
Namun, faktanya sang ayah diduga tetap memegang kendali atas fasilitas sang anak di balik jeruji besi.
"Jadi gimana ya? Kan waktu itu si Rafael Alun pernah bilang kalau misalnya si Mario Dandy ini udah dewasa dan sudah berkewajiban untuk membayar restitusi dari hartanya sendiri gitu. Dan dia enggak mau ikut campur si Rafael Alun, karena Mario Dandy ini udah dewasa gitu," terang David.
"Nah, tapi kalau misalnya benar-benar bapaknya udah enggak mau ikut campur, bagaimana si Mario Dandy dari penjara awalnya itu di Cipinang bisa dipindah ke Salemba, habis itu ditarik nih sama bapaknya ke Sukamiskin sekarang? Gimana?" Kata David.
Bagi David, rangkaian perpindahan lapas ini menjadi bukti nyata bahwa Mario hingga kini masih berada di bawah bayang-bayang perlindungan orang tuanya.
"Menurut saya itu ya masih dalam perlindungan bapaknya," ujarnya.
Baca Juga: Kejari Jaksel Beri Uang Hasil Lelang Mobil Rubicon Mario Dandy ke David Ozora, Segini Nominalnya
Menutup pernyataannya, David menegaskan bahwa keluarganya sebenarnya tidak mempermasalahkan jika Mario memang benar-benar tidak mampu melunasi kewajiban restitusi tersebut.
Namun, ia meminta agar konsekuensi hukum dijalankan secara adil, yakni dengan memperpanjang masa kurungan penjara jika pembayaran urung dilakukan.
"Dari awal juga saya udah bilang kalau misalnya saya dan keluarga udah bilang kalau misalnya memang enggak bisa bayar, udah enggak mampu bayar, ya udah enggak apa-apa, ditambahin hukuman penjara aja," ucap David.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 2Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 3Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 4Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 8Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia







