Taqy Malik Tantang Tabayyun Terbuka soal Mark Up Wakaf Mushaf, Randy Permana Ajak Bertemu di Madinah

AKURAT.CO Selebgram sekaligus pendakwah, Taqy Malik, tengah menjadi sorotan setelah namanya dikaitkan dengan dugaan mark up harga mushaf dalam program wakaf yang dia jalankan.
Isu tersebut mencuat usai fotografer yang menetap di Arab Saudi, Randy Permana, melontarkan sindiran melalui media sosial.
Melalui akun Instagram @paparich666 pada 11 Februari lalu, Randy mempertanyakan harga mushaf yang disebut mencapai 80 riyal.
Baca Juga: Selebgram Muda Taqy Malik Terseret Kasus Investasi Bodong Robot Trading
Dia mengaku selama tinggal di Arab Saudi tak pernah menemukan harga setinggi itu.
“Selama ane 5 tahun bolak-balik di Saudi, enggak pernah nemu harga mushaf/Quran di Mekkah Madinah seharga 80 riyal (mau musim haji/Ramadan apapun kek). Antum penyalur wakaf atau jualan wakaf?” tulis Randy
Pernyataan tersebut langsung memicu perbincangan di media sosial dan menyeret nama Taqy Malik.
Menanggapi tudingan itu, Taqy akhirnya angkat bicara dan mengundang pihak-pihak yang menuduhnya untuk melakukan tabayyun secara terbuka.
“Melalui pernyataan ini, dengan segala kerendahan hati, saya mengundang Saudara Rendy Eka Permana dan semua pihak yang melontarkan tuduhan terkait saya untuk hadir dalam forum tabayyun secara terbuka (LIVE melalui platform Instagram dan di publikasi secara terbuka), bermartabat, dan penuh tanggung jawab, terkait amanah wakaf mushaf dan persoalan lain yang dilontarkan,” tulis Taqy Malik pada Minggu (15/2/2026).
Dirinya menegaskan bahwa ajakan tersebut bukan untuk mencari pembenaran semata, melainkan demi mengungkap fakta yang sebenarnya.
Tawaran tabayyun itu pun disambut Randy. Namun, dia mengusulkan agar pertemuan dilakukan langsung di Arab Saudi, tepatnya di Madinah, supaya proses penyaluran wakaf bisa diperlihatkan secara langsung.
“Ini kan kasusnya antum penyaluran donasi wakaf di Saudi kan, ya udah kita selesaikan di Saudi, ngapain di Indonesia,” kata Randy melalui Story-nya.
Baca Juga: Tanggapi Aksi Baim Wong Marahi Lansia, Taqy Malik: Hati Gue Sakit
Randy bahkan menyatakan kesediaannya untuk menanggung biaya tiket dan visa agar Taqy dapat datang langsung ke Madinah.
Menanggapi hal tersebut, Taqy Malik menyatakan persetujuannya untuk bertemu di Madinah. Meski begitu, dia lebih dulu mengusulkan agar pertemuan awal digelar di Indonesia, mengingat keduanya merupakan Warga Negara Indonesia.
“Mengingat saat ini kita sama-sama berada di Indonesia dan sama-sama Warga Negara Indonesia, saya memandang akan lebih bijak dan tepat apabila pertemuan tersebut dilakukan di sini terlebih dahulu, agar persoalan ini dapat dibahas secara terbuka, jernih, dan mencapai titik tengah dengan baik,” tulis Taqy Malik.
Hingga kini, belum ada keputusan final mengenai lokasi pelaksanaan tabayyun antara kedua pihak terkait dugaan mark up harga mushaf dalam program wakaf tersebut. Publik pun masih menanti kejelasan dari polemik yang ramai diperbincangkan di media sosial ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








