Jatim Park Buka Atraksi Baru, Sasar Wisata Edukasi hingga Konservasi

AKURAT.CO Jatim Park Group terus mengembangkan atraksi wisata baru di Kota Batu, Jawa Timur, di tengah tantangan industri pariwisata yang masih menghadapi tekanan kunjungan.
Pengembangan dilakukan tidak hanya melalui wahana hiburan, tetapi juga menggabungkan konsep edukasi sains, budaya, teknologi hingga konservasi satwa.
Salah satu atraksi baru yang dikembangkan adalah Mega Science & Culture. Wahana tersebut mengusung konsep wisata edukasi dengan materi yang mencakup sejumlah bidang sains, mulai dari fisika, biologi, kimia, robotik, kecerdasan buatan (AI), hingga astronomi.
Baca Juga: Kementerian PU Sanksi 2.000 Pegawai Terlibat Judol, Transaksi Tembus Rp12 Miliar
Public Relations Jatim Park Group, Audi Firstania mengatakan, pengembangan Mega Science & Culture memang diarahkan untuk memberikan pengalaman wisata yang sekaligus memiliki unsur edukasi.
"Kalau Mega Science itu salah satu wahana baru kita yang memang tujuannya untuk edukasi. Jadi di dalamnya itu, based on namanya, Mega Science dan Budaya," kata Audi di Jatim Park, Kota Batu, Rabu (16/9/2026).
Selain sains dan teknologi, wahana tersebut juga memiliki area yang mengangkat sejarah serta kebudayaan. Materinya mencakup kisah nabi-nabi, wayang Potehi yang berasal dari tradisi Tionghoa, hingga sejarah Majapahit.
"Jadi memang kita membahas lebih ke budaya dan juga sains. Terus area unggulan kita itu ada di astronomi," ujarnya.
Area astronomi menjadi salah satu bagian yang diunggulkan dalam Mega Science & Culture. Di dalamnya terdapat replika peluncuran roket serta Tesla coil. Namun, pengoperasian wahana tersebut masih dalam tahap trial opening sehingga sejumlah fasilitas masih dalam proses penyempurnaan.
Audi menyebut pembangunan Mega Science & Culture dimulai pada tahun sebelumnya dan ditargetkan dibuka secara umum pada tahun ini.
Pengembangan atraksi baru tersebut menjadi bagian dari strategi Jatim Park Group untuk terus memperbarui produk wisatanya. Audi menyebut setiap area dalam grup tersebut memiliki target pengembangan sekitar tiga wahana baru setiap tahun. "Per area pun kita memang ada target tiga wahana baru per tahunnya," kata Audi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






