Akurat Logo

ASG Ajak Peserta AFS Sunset Run Kenali Program Daur Ulang Sampah Plastik

Herry Supriyatna | 31 Oktober 2026, 19:30 WIB
ASG Ajak Peserta AFS Sunset Run Kenali Program Daur Ulang Sampah Plastik
Advertising & Promotion Director Agung Sedayu Group, Miranda DWK.

AKURAT.CO AFS Sunset Run & Walk 2026 tidak hanya mengajak sekitar 1.000 peserta menerapkan gaya hidup sehat, tetapi juga memperkenalkan upaya pengelolaan lingkungan di kawasan Aloha Pasir Putih, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Sabtu (31/10/2026).

Melalui kegiatan olahraga yang digelar Yayasan Bina Antarbudaya tersebut, peserta diajak mengenal program keberlanjutan yang dijalankan Agung Sedayu Group (ASG), mulai dari pemilahan sampah plastik hingga revitalisasi kawasan sungai.

Advertising & Promotion Director Agung Sedayu Group, Miranda DWK, mengatakan, program pengelolaan sampah di Aloha telah berjalan sejak Oktober 2025.

Hingga kini, program tersebut berhasil mengumpulkan lebih dari 700 kilogram sampah plastik untuk dipilah dan didaur ulang.

"Total sampai dengan satu tahun ini, sejak Oktober 2025, kita sudah mengumpulkan lebih dari 700 kilogram sampah plastik," kata Miranda dalam kegiatan AFS Sunset Run & Walk 2026.

Dia menjelaskan, sampah plastik yang terkumpul dipisahkan berdasarkan jenisnya agar dapat dimanfaatkan kembali.

Botol plastik, misalnya, dikumpulkan untuk diolah menjadi bahan bakar solar yang dapat dimanfaatkan nelayan di sekitar kawasan PIK 2.

Sementara itu, tutup botol plastik didaur ulang menjadi recycle board atau papan daur ulang yang kemudian dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan meja di sejumlah area Aloha. Adapun label botol juga dikumpulkan secara terpisah.

Miranda mengajak peserta AFS Sunset Run & Walk untuk ikut mendukung program tersebut dengan tidak membuang botol bekas minuman sembarangan dan mengumpulkannya agar dapat didaur ulang.

"Botol air mineral jangan dibuang karena botolnya akan kita daur ulang. Tutup botol kita daur ulang menjadi recycle board," ujarnya.

Menurut Miranda, pemilahan sampah juga berdampak pada pengurangan volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA).

Sejak program tersebut dijalankan, timbunan sampah yang dibuang ke TPA disebut berkurang hampir 50 persen.

"Ketika kita mengurangi sampah plastik dan memilahnya, kita berhasil mengurangi timbunan sampah yang biasanya dibuang ke TPA hingga hampir 50 persen," katanya.

Selain memperkenalkan pengelolaan sampah, AFS Sunset Run & Walk 2026 juga membawa peserta melewati area greenbelt di kawasan PIK 2. Rute tersebut mencakup tepi sungai yang telah direvitalisasi oleh Agung Sedayu Group.

Miranda mengatakan, kawasan sungai yang sebelumnya tercemar kini direvitalisasi sehingga area di sekitarnya dapat dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas masyarakat, termasuk untuk berolahraga.

Dengan demikian, peserta tidak hanya menikmati rute lari di tepi pantai saat matahari terbenam, tetapi juga melihat langsung upaya penataan dan pemulihan lingkungan di kawasan tersebut.

Baca Juga: Lari Sambil Menikmati Senja, 1.000 Peserta Ramaikan AFS Sunset Run 2026 di Aloha PIK 2

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.