Produksi Batu Bara Semester I-2025 Capai 357,6 Juta Ton, 48,34 Persen dari Target Produksi

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat produksi batu bara nasional pada Semester I-2025 mencapai 357,6 juta ton.
Adapun, angka ini sudah mencapai 48,34% dari target produksi tahun ini yang ditetapkan sebesar 739,7 juta ton.
“Dari 739,7 juta ton (target), sekarang yang baru berproduksi sudah 357,6 ton (sampai semester I),” kata Bahlil dalam konferensi pers dikutip, Selasa (12/8/2025).
Baca Juga: Kementerian ESDM Didesak Cabut Izin PT Position, Buntut Skandal di Halmahera Timur
Bahlil menyampaikan dari total produksi semester I-2025, sebanyak 238 juta ton dialokasikan untuk kebutuhan ekspor.
Kemudian, sebanyak 104,6 juta ton batu bara dialokasikan untuk pemenuhan kewajiban pasar domestik atau Domestic Market Obligation (DMO) dan 15 juta ton menjadi stok.
“DMO 104,6 juta (ton) ini untuk PLN dan Smelter. Untuk ekspor 238 juta (ton), jadi kita ekspor di satu semester ini sudah 238 juta ton,” ujar Bahlil.
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan produksi batu bara dalam negeri pada akhir 2025 berada diatas 700 juta ton.
Adapun, proyeksi ini sejalan dengan rencana produksi yang telah ditetapkan sejak awal tahun sebesar 739,56 juta ton hingga akhir tahun 2025.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini produksi batu bara sudah berada diangka 350 juta ton.
Baca Juga: ESDM Taksir Produksi Batu Bara Tembus 700 Juta Ton Lebih Hingga Akhir Tahun
Sehingga, dirinya optimis produksi batu bara pada akhir tahun 2025 bisa mencapai target awal sebesar 700 juta ton lebih.
“Kan 350 (juta ton) something, kalau 700 (juta ton) ya pasti lah,” kata Tri di Kementerian ESDM dikutip, Sabtu (9/8/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








