Ketum Exponen 08 Dukung Kapolri Usut Dugaan Penyadapan terhadap Presiden Prabowo

AKURAT.CO Ketua Umum (Ketum) Relawan Exponen 08, M Damar, mendukung langkah Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengusut tuntas kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Damar menilai, dugaan penyadapan terhadap kepala negara merupakan persoalan serius karena berkaitan dengan keamanan dan kedaulatan negara.
Dia meminta kepolisian mengungkap seluruh pihak yang terlibat serta motif di balik tindakan tersebut.
"Dugaan penyadapan tersebut menjadi persoalan serius karena sasarannya adalah Presiden RI. Apalagi, perkara itu turut menyeret nama mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo," katanya, Rabu (4/11/2026).
Menurut Damar, dugaan penyadapan tersebut perlu ditelusuri secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya tindak pidana lain.
Dia bahkan menilai kasus itu berpotensi berkaitan dengan dugaan makar.
"Kasus dugaan penyadapan ini bisa jadi ada upaya makar. Sebab bagaimana bisa seorang Kapolri yang masih aktif saat itu melakukan penyadapan terhadap Presiden," imbuhnya.
Damar juga menilai perkara tersebut menjadi ironi bagi institusi kepolisian. Menurut dia, Polri semestinya menjadi salah satu garda terdepan dalam melindungi kepala negara dan masyarakat.
"Kami mendukung Bapak Kapolri Suyudi dalam penegakan hukum dan memberikan apresiasi serta hormat yang setinggi-tingginya karena dapat menjaga Presiden Prabowo Subianto", katanya.
Dia menambahkan, dugaan keterlibatan mantan Kapolri dalam perkara tersebut dapat mengguncang kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dan sistem keamanan negara.
Karena itu, Damar meminta penyelidikan dilakukan secara transparan dan berdasarkan bukti.
"Saya melihat kasus ini merupakan sebuah ironi kekuasaan. Jika Presiden Prabowo benar-benar disadap oleh mantan Kapolrinya sendiri, yang dimana Kapolri seharusnya merupakan salah satu sistem yang melindungi keamanan seorang kepala negara. Namun justru mengancamnya dengan penyadapan ini," tuturnya.
Damar meminta aparat penegak hukum memastikan kebenaran dugaan penyadapan, termasuk mengungkap pihak yang memerintahkan, motif, serta kepentingan di balik tindakan tersebut.
"Presiden dan Polri harus memastikan kebenaran dugaan penyadapan ini. Termasuk siapa dalangnya, apa motifnya, dan untuk kepentingan siapa penyadapan itu dilakukan. Karena semua ini menyangkut keamanan negara," tuturnya.
Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan tiga jenderal sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin menyebut ketiga tersangka tersebut berinisial LSP, ASN, dan EH.
Mereka masing-masing adalah mantan Kapolri sekaligus Kepala Kantor Staf Presiden Listyo Sigit Prabowo, Kepala Divisi Hukum Polri Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution, serta Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri Irjen Eko Hadi Santoso.
"Penyidik telah menetapkan tehadap tiga orang sebagai tersangka, dengan inisial LSP, ASN, dan EH," ujar Asep dalam konferensi pers, Selasa (3/11/2026) malam.
Sementara itu, satu jenderal lainnya berinisial SU, yakni Irjen Pol Slamet Uliandi, masih berstatus sebagai saksi.
Baca Juga: Bukan Cuma Prabowo, Ini Daftar Tokoh Dunia yang Pernah Jadi Target Penyadapan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit






