Akurat Logo

Prabowo Sebut Demokrasi Bisa Dibajak, Singgung Uang dan Buzzer

Moehamad Dheny Permana | 19 September 2026, 12:57 WIB
Prabowo Sebut Demokrasi Bisa Dibajak, Singgung Uang dan Buzzer
Presiden Prabowo saat meresmikan LRT Jakarta Fase 1B rute Kelapa Gading-Manggarai. (Youtube/Sekretariat Presiden)

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa demokrasi tidak cukup hanya dijalankan melalui proses politik.

Menurutnya, sistem demokrasi juga memiliki celah yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu hingga merugikan masyarakat.

Prabowo menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di JICC, Senayan, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya mendukung reformasi ketika masih aktif sebagai prajurit TNI.

Namun, ia meminta masyarakat tetap waspada terhadap berbagai potensi penyalahgunaan demokrasi.

“Cita-cita kita sama, kita ingin demokrasi, saya di tentara saya mendukung reformasi. Tapi, kita harus hati-hati bahwa demokrasi bisa dibajak, demokrasi bisa dibeli,” ujar Prabowo.

Prabowo kemudian menyinggung pengaruh kekuatan ekonomi dalam kehidupan politik.

Ia mengingatkan adanya pihak dengan modal besar yang berpotensi menggunakan kekayaannya untuk memengaruhi berbagai institusi negara.

Menurut Prabowo, persoalan menjadi semakin serius apabila kekayaan tersebut diperoleh melalui cara-cara yang tidak sah dan kemudian digunakan untuk memengaruhi pengambil kebijakan.

“Mereka-mereka yang punya kekuatan ekonomi besar, mereka-mereka yang punya uang banyak, dan terutama mereka-mereka yang uangnya didapat dengan cara yang tidak halal, mereka mau membajak demokrasi kita,” katanya.

Prabowo menyebut praktik tersebut dapat dilakukan melalui upaya menyuap berbagai pihak, mulai dari tokoh politik hingga aparat penegak hukum.

“Mereka mau menyogok tokoh-tokoh politik kita, mereka mau beli, nyogok hakim, nyogok jaksa, nyogok jenderal, nyogok menteri, mereka mau nyogok presiden, dengan uang mereka,” tegasnya.

Baca Juga: Rapat Bersama Pukat UGM, DPR akan Perkuat Pencegahan Abuse of Power dalam RUU Perampasan Aset

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.