Akurat Logo

IDW 2026 di PIK2 Perkuat Hubungan Kreatif Indonesia dan Italia

Saeful Anwar | 19 September 2026, 12:06 WIB
IDW 2026 di PIK2 Perkuat Hubungan Kreatif Indonesia dan Italia
Director of the Italian Cultural Institute in Jakarta, Michele Cavallaro.

AKURAT.CO Indonesia Design Week (IDW) 2026 di PIK2 mendapat perhatian dari jaringan kebudayaan Italia di Indonesia.

Director of the Italian Cultural Institute in Jakarta, Michele Cavallaro, menilai, kehadiran rangkaian desain internasional di Jakarta bukan hanya menjadi ajang memperkenalkan desain Italia, tetapi juga membuka ruang hubungan yang lebih erat antara komunitas kreatif Indonesia dan Italia.

Menurut Michele, salah satu bagian penting dari IDW 2026 adalah hadirnya SaloneSatellite Permanent Collection di Jakarta.

Pameran tersebut menjadi bagian dari rangkaian Italian Design Day, sebuah inisiatif tahunan yang dikembangkan untuk mempromosikan desain dan budaya Italia di berbagai negara.

“Bagi kami, membawa SaloneSatellite ke Jakarta bukan hanya untuk mempresentasikan desain Italia. Ini juga tentang menciptakan hubungan antara Italia dan Indonesia, antara komunitas kreatif kita, terutama antara generasi baru desainer,” ujar Michele di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Ia menjelaskan, Italian Design Day telah menjadi platform internasional yang mempertemukan desainer, arsitek, akademisi, dan profesional dari berbagai negara.

Indonesia Design Week (IDW) 2026 di PIK2 mendapat perhatian dari jaringan kebudayaan Italia di Indonesia.

Program tersebut dijalankan melalui jaringan Kedutaan Besar Italia, konsulat, institut kebudayaan, serta Italian Trade Agency.

“Setiap tahun, Italian Design Day menghadirkan program yang luas, mulai dari pameran, konferensi, presentasi, dan berbagai inisiatif lainnya di banyak negara,” katanya.

Pada tahun ini, Italian Design Day memasuki edisi ke-10 dengan tema “Redesign: Regenerating Spaces, Objects, Ideas and Relations.”

Michele mengatakan tema tersebut membawa pesan bahwa desain tidak hanya berbicara tentang objek yang indah dan fungsional.

Desain juga dipandang sebagai cara untuk merespons perubahan sosial, lingkungan, dan kebutuhan masyarakat.

“Redesign mengajak kita melihat desain bukan hanya sebagai penciptaan objek yang indah dan fungsional, tetapi juga sebagai cara untuk menjawab berbagai perubahan yang terjadi di sekitar kita,” jelasnya.

Baca Juga: BIGBANG Jakarta 2027 Mulai General Sale 20 September, Segini Perkiraan Harga Setelah Pajak!

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.