Poltracking: MBG dan Kesehatan Gratis Kunci Tingkat Kepuasan Masyarakat atas Prabowo-Gibran

AKURAT.CO Survei Poltracking Indonesia mengungkap Program Pemerintah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga layanan kesehatan gratis dirasakan langsung oleh masyarakat. Kebijakan tersebut mampu menjadi kunci utama meningkatnya kepuasan publik.
Peneliti Poltracking Indonesia Muhammad Aditya Pradana menyebut survei ini menjadi cermin kondisi persepsi masyarakat. Dia menilai hasil tersebut menggambarkan bagaimana publik merasakan, menilai, dan merespons kebijakan pemerintah. Temuan ini dinilai penting sebagai dasar evaluasi kebijakan.
“Survei ini merupakan cermin yang memantulkan bagaimana publik merasakan, menilai dan juga merespons kebijakan yang sedang berjalan,” kata Adit saat Rilis Survei Nasional bertajuk Evaluasi Kinerja Pemerintah & Program Prioritas Prabowo-Gibran, di akun YouTube Poltracking TV, Senin (13/4/2026).
Baca Juga: Satu Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Penting Menuju Indonesia Emas 2045
Survei yang dilakukan pada periode 2-8 Maret 2026 mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja presiden mencapai 74,9 persen, sementara kepuasan terhadap pemerintah secara umum berada di angka 74,1 persen. Tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah juga tinggi, yakni sebesar 75,1 persen.
Dia menjelaskan tingkat kepuasan publik yang mencapai 74,9 persen menjadi indikator awal legitimasi sosial pemerintah: kondisi ini menunjukkan pemerintah masih memiliki modal kepercayaan yang kuat. Namun demikian, kepercayaan tersebut perlu terus dijaga dan diperkuat.
“Ini adalah indikator awal yang penting untuk membaca legitimasi sosial terhadap arah kebijakan pemerintah,” ujarnya.
Sementara Peneliti Utama Poltracking Indonesia Masduri Amrawi menilai program MBG menjadi salah satu kebijakan paling menonjol. Dia menyebut program tersebut tidak hanya prioritas, tetapi juga paling banyak disorot publik. Respons masyarakat pun beragam, baik yang mendukung maupun yang mengkritisi.
Dia menambahkan bahwa gaya kepemimpinan presiden juga turut memengaruhi persepsi publik: masyarakat menilai kepemimpinan presiden sebagai tegas dan berwibawa. Persepsi ini turut memperkuat tingkat kepuasan masyarakat.
“Program ini selain sebagai program prioritas, juga program paling fenomenal, paling disorot oleh public. Persepsi publik masih menganggap bahwa presiden adalah sosok yang tegas dan berwibawa,” ujar Masduri.
Selain MBG, program layanan kesehatan gratis juga menjadi faktor penting dalam membentuk kepuasan public.
Baca Juga: PDIP Dorong Pemerintahan Prabowo-Gibran Perkuat Kebijakan yang Berpihak pada Rakyat
Berikut hasil survei program prioritas Prabowo-Gibran Raka yang paling dirasakan manfaatnya:
Makan Bergizi Gratis 36.5%, Bantuan Subsidi Upah (BSU) 11.0%, Layanan Kesehatan Gratis 9.6%, Kartu Indonesia Pintar 8.6%, Kartu Indonesia Sehat 7.2%, Koperasi Merah Putih 2.3%, Realisasi Dana Desa 1.4%, Pembangunan Jalan Tol/Jalan Trans 1.3%, Danantara Indonesia 1.2%, Pembagian Sertifikat Tanah 1.1%, Sekolah Rakyat 1.0%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 9Desak Nusron Wahid Dijemput Paksa, MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas
- 10KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil








