Mustahil Rujuk dengan Jokowi, PDIP Buka Peluang Bersatu dengan Prabowo
Atikah Umiyani | 20 Maret 2024, 16:16 WIB

AKURAT.CO Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus menyebut bahwa partainya tidak punya permusuhan dengan capres nomor urut 2 sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Deddy tidak memungkiri bahwa PDIP dan Prabowo ada potensi bersatu di kemudian hari. Sebab, menurutnya PDIP dan Gerindra tidak punya hubungan permusuhan.
"Emangnya kita ada permusuhan dengan Gerindra? Kan enggak ada. Kita berkompetisi dalam pemilu yang konstitusional. Gak ada masalah kita dengan Gerindra," kata Deddy kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/3/2024).
Dia mengungkapkan bahwa singgungan yang selama ini terjadi antara PDIP dengan kubu Prabowo hanya bagian dari kompetisi pilpres. Di luar itu, hubungan PDIP dengan Prabowo sangat baik dan dekat.
"Loh emang kita pernah jauh? Enggak pernah renggang. Namanya kompetisi yang konstitusional," ucapnya.
Deddy mengatakan, hubungan PDIP baik dengan semua. Dia menyebut hanya ada satu kemustahilan yang terjadi bagi PDIP yaitu memerbaiki hubungan atau rujuk dengan Jokowi.
"Yang tidak baik itu cuma dengan Jokowi. Karena apa, karena dia lebih memilih membakar rumahnya sendiri untuk kepentingan dia dan keluarganya. Kalau dengan yang lain, kita enggak ada masalah," ucapnya.
"Yang tidak mungkin itu, kita masih berhubungan baik dengan Pak Jokowi, itu saja kesimpulannya," sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar






