Anggota KPPS Banyak yang Gugur, Moeldoko Gelar Rapat Bareng Ketua KPU, Menkes hingga Dirut BPJS
Atikah Umiyani | 19 Februari 2024, 17:11 WIB

AKURAT.CO Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko bersama sejumlah lembaga pemerintah menggelar rapat merespons maraknya petugas pemilu 2024 atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang jatuh sakit, bahkan ada puluhan orang gugur atau meninggal.
Rapat tersebut diikuti oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri sekaligus Plt. Menkopolhukam Tito Karnavian, Dirut BPJS dan Anggota Bawaslu yang mewakili Ketua Bawaslu.
"Rapat dalam rangka yang pertama melihat perkembangan para pejuang demokrasi Indonesia yang saat ini telah berkerja dengan keras dan mendapatkan resiko meninggal, dan ada yang sakit," kata Moeldoko di Kantor Kementerian Kesehatan, Senin (19/2/2024).
Moeldoko menegaskan bahwa sejatinya pemerintah telah melalukan sejumlah langkah-langkah pencegahan untuk menghindari jatuhnya korban bagi anggota KPPS yang betugas di Pemilu 2024.
"Ingin saya sampaikan bahwa negara telah hadir untuk menangani ini semuanya, untuk itu kami jauh jauh hari telah mengantisipasi dengan baik karena berdasarkan pengalaman tahun 2019 maka ada langkah langkah preventif yang kita lakukan," ujarnya.
Moeldoko kemudian menyebut salah satu langkah antisipasi atau kesiapsiagaan pemerintah, yaitu dengan melakukan screening bagi para petugas pemilu.
Baca Juga: Sinopsis Film Brick Mansions, Kehidupan Kota di Masa Depan yang Penuh dengan Tindak Kejahatan
"Walaupun masih ada 4 persenan kurang lebih yang belum terdata, tetapi ada upaya upaya yang sangat nyata bahwa semua petugas pemilu melaksanakan screening kesehatan, dari screening kesehatan itu kita bisa melihat, memetakan kondisi yang dihadapi para petugas," ucapnya.
Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan sebanyak 57 petugas Pemilu 2024 meninggal dunia sepanjang periode 10-17 Februari 2024. Petugas tersebut terdiri dari KPPS hingga Perlindungan Masyarakat (Linmas).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








