Berlangsung Konfusif, 68 Tahanan Tuntas Gunakan Hak Pilihnya di TPS Rutan KPK
Oktaviani | 15 Februari 2024, 08:00 WIB

AKURAT.CO Sebanyak 68 Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggunakan hak pilihnya dengan mengikuti pemungutan suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Pemungutan suara atau pencoblosan dilakukan di dua lokasi khusus Tempat Pemungutan Suara (TPS), yakni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Gedung Merah Putih KPK dan Rutan Puspomal, Jakarta, Rabu (14/2/2024).
Dari jumlah tersebut, 60 orang diantaranya merupakan Tahanan KPK yang berada di Rutan Gedung Merah Putih (K4), Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (C1), dan Rutan Pomdam Jaya Guntur. Sementara 8 Tahanan KPK lainnya, menggunakan hak pilihnya di Rutan Puspomal.
Kemudian bertindak sebagai petugas KPPS di TPS Gedung Merah Putih KPK, yakni tujuh orang yang terdiri dari empat warga sekitar dan tiga petugas Rutan KPK.
"Pemungutan suara di Rutan Gedung Merah Putih KPK berlangsung tertib dan kondusif, dimulai pukul 07.00-13.00 WIB, dan dilanjutkan penghitungan suara. Semua Tahanan diberi hak memilih Calon Presiden dan Wakil Presiden, dan sebagian beserta Calon Anggota Legislatif; DPR, DPD, hingga DPRD berdasar domisili KTP dan ketetapan KPU Daerah," ujar Kabag KPK, Ali Fikri seperti dikutip Akurat.co, Kamis (15/2/2024).
KPK berkomitmen menjamin hak-hak dasar bagi para tahanan sebagai warga negara sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 30 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) Pasal 43.
Baca Juga: Kumpulan Doa Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Penting Menghadapi Bulan Suci dengan Penuh Keberkahan
Tahanan sebagai warga negara berhak untuk memilih dalam pemilihan umum berdasarkan persamaan hak melalui pemungutan suara yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








