Gibran Ingin Industri EV Masuk Sekolah, Kurikulum Diminta Ikuti Perkembangan Zaman

AKURAT.CO Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, menekankan pentingnya memperkuat keterkaitan (link and match) antara dunia pendidikan dan industri guna menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya di sektor kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Hal itu disampaikan Gibran saat meninjau PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory di Kabupaten Tangerang, Banten.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan industri.
Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pembangunan SDM unggul melalui pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri untuk mendukung hilirisasi dan industrialisasi nasional.
Dalam kunjungan itu, Gibran meninjau fasilitas produksi PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory untuk melihat langsung proses perakitan kendaraan listrik beserta ekosistem produksinya.
Ia juga menjajal salah satu motor listrik produksi perusahaan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap industri kendaraan listrik nasional.
Usai peninjauan, Gibran berdialog dengan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) dan mahasiswa yang sebelumnya mengikuti workshop mengenai ekosistem produksi kendaraan listrik.
Menanggapi pertanyaan salah seorang mahasiswa mengenai kontribusi dunia pendidikan terhadap industri EV, Gibran menegaskan pentingnya kolaborasi antara pelaku industri dan institusi pendidikan.
"Saya titip ke teman-teman mahasiswa, semua pelajar, guru, dosen yang ada di sini. Ke depan kita ingin semua bisa berpartisipasi. Jadi antara industri, pelaku industri, dan sekolah-sekolah bisa bekerja sama," ujar Gibran.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Rahasia India Bangun 40 Juta Rumah, Siap Diadopsi di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








