Gebrakan Erick Thohir di Indonesia Sports Summit: Ubah Olahraga dari Bebas Biaya Jadi Investasi

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir resmi membuka ajang Indonesia Sports Summit 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Gelaran tahun Indonesia Sports Summit kedua ini hadir bukan sekadar pameran industri olahraga, melainkan wadah terobosan besar Pemerintah untuk mentransformasi olahraga nasional dari sekadar pengeluaran menjadi investasi jangka panjang yang bernilai ekonomi tinggi.
"Kita harus membalikkan intervensi ini, bahwa olahraga adalah investasi. Bukan seperti yang terjadi sejak tahun 1962 sampai sekarang, terus terjadi pemerosotan anggapan bahwa olahraga itu biaya, biaya, biaya," kata Erick Thohir di lokasi acara, Jumat (11/9/2026).
Peluncuran 'Sport in Indonesia' dan Akses Satu Pintu
Di panggung Indonesia Sports Summit 2026, Kemenpora turut meluncurkan terobosan anyar bertajuk Sport in Indonesia yang merupakan sebuah portal dan agregator resmi kalender olahraga nasional.
Baca Juga: Indonesia Sports Summit 2026 Bakal Hadirkan Sekjen AFC dan Bos Ajax Amsterdam
Platform ini menjadi pintu masuk utama (one-stop portal) bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin mengakses sport industry dan sport tourism di Tanah Air.
Erick menjelaskan, portal Sport in Indonesia merangkum agenda olahraga berskala besar, mempromosikan infrastruktur olahraga berstandar tinggi yang terawat baik, hingga memperkenalkan olahraga tradisional dan khas Nusantara seperti pencak silat dan karapan sapi ke panggung dunia.
"Di tahun kedua Indonesia Sports Summit ini, kita punya loncatan baru yaitu menjadi agregator bernama Sport in Indonesia. Portal ini mempermudah akses ke industri dan pariwisata olahraga. Kalau dulu orang hanya melihat Bali secara umum, sekarang kita masuk lebih mikro—fasilitas olahraga apa saja yang ada di dalam Bali beserta aksesnya," papar Erick.
Menariknya, platform terintegrasi ini sudah terhubung (hyperlink) langsung dengan sistem pengurusan visa hingga pembelian tiket resmi tanpa ada pungutan biaya tambahan dari pihak kementerian.
Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa Indonesia Sports Summit dan platform Sport in Indonesia dirancang sebagai milik publik dan negara, bukan program instansi individual yang rawan berganti arah ketika kepemimpinan berubah.
"Platform ini milik negara. Jadi menterinya ganti, ya harusnya event ini tetap ada. Jangan kita kebiasaan ganti menteri ganti program. Bapak Presiden sudah menyampaikan untuk menghormati semua presiden, nah sama halnya dengan program ini," kata Erick.
"Ini portal milik masyarakat dan orang di seluruh dunia yang mau ke Indonesia."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







