Karhutla Perlu Ditetapkan Bencana Nasional Supaya Ada Prioritas Anggaran

AKURAT.CO Pemerintah perlu mempertimbangkan penetapan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional, agar penanganannya mendapat prioritas anggaran.
Begitu disampaikan Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, menanggapi desakan tentang bencana nasional. Ditambah adanya dugaan korupsi di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Ia mengaku prihatin atas temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan penyelewengan alokasi anggaran pemadaman karhutla di BNPB.
Menurut TB Hasanuddin, anggaran yang seharusnya digunakan untuk memadamkan api justru diduga diselewengkan, sehingga penanganan karhutla mengalami keterlambatan.
"Jujur, kami sangat prihatin dan menyesalkan temuan KPK itu. Kan ada alokasi untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan, tetapi konon ada penyelewengan. Itu menyedihkan sekali," katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Baca Juga: Indonesia Kerahkan 60 Ribu Personel Tangani Karhutla, Menlu Tata Akui Cuaca Jadi Tantangan
TB Hasanuddin mengatakan, dugaan penyelewengan tersebut menjadi persoalan serius karena dana yang tersedia seharusnya digunakan untuk mencegah karhutla meluas.
Keterlambatan penanganan justru berpotensi memicu munculnya titik api lebih besar dan memperparah kondisi karhutla.
"Sehingga alokasi itu justru tidak dipakai untuk melakukan tindakan pemadaman, malah ada keterlambatan. Kemudian muncul api yang lebih besar dan lain sebagainya," ujarnya.
TB Hasanuddin mengingatkan dampak karhutla tidak hanya dirasakan masyarakat di dalam negeri.
Asap kebakaran dapat menyebar hingga ke negara tetangga, termasuk Malaysia dan Singapura, sehingga berpotensi memicu protes diplomatik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









