Akurat Logo

Bahlil Perkuat Jaringan Listrik Desa dan BPBL, Warga Karawang Dapat Bantuan Sambungan Gratis

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 15 Oktober 2026, 23:52 WIB
Bahlil Perkuat Jaringan Listrik Desa dan BPBL, Warga Karawang Dapat Bantuan Sambungan Gratis
Bahlil mengatakan, penguatan jaringan menjadi salah satu bagian dari program listrik desa yang dijalankan atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia mengungkapkan pemerintah memperkuat pasokan listrik di Tanah Air.

Hal itu dirinya sampaikan saat mengunjungi penerima program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dan program Listrik Desa di Desa Muara Baru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Bahlil mengatakan, penguatan jaringan menjadi salah satu bagian dari program listrik desa yang dijalankan atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: PLN Ganti Direktur Utama, Bahlil Bilang Begini

“Dulu daerah ini (desa Muara Baru), wilayah ini khususnya, itu sudah ada listrik. Tapi tegangannya rendah. Maka arus yang masuk untuk mengalir listrik itu tidak maksimal,” Bahlil di Desa Muara Baru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026).

Bahlil menambahkan, pemerintah melakukan penguatan infrastruktur kelistrikan agar pasokan listrik yang masuk ke wilayah Muara Baru lebih optimal. Upaya itu dilakukan melalui pemasangan trafo 50 KVA serta penambahan tiang listrik.

“Program yang kita lakukan adalah bagaimana meningkatkan arus masuknya listrik supaya kuat. Kita pasang trafo 50 KVA, kita pasang tiang-tiang. Itu program listrik desa dari Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.

Selain memperkuat jaringan listrik, pemerintah juga menyasar rumah tangga yang belum memiliki sambungan listrik sendiri.

Bahlil menyebut, sebagian warga masih menyambungkan listrik dari rumah tetangga karena terkendala biaya pemasangan sambungan baru. Untuk mengatasi kendala tersebut, pemerintah memberikan bantuan melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

“Kenapa belum ada listrik? Karena saudara-saudara kita ini satu kali pasang itu kan, untuk kelas menengah ke bawah itu, harganya Rp2 juta. Dan mereka selalu menyambung dari rumah tetangga. Nah ini kita pasangkan (BPBL),” tutur Bahlil.

Sekadar informasi, program BPBL yang diterima masyarakat mencakup pemasangan instalasi listrik rumah berupa tiga titik lampu, satu saklar ganda, satu saklar tunggal, satu kotak kontak, serta sistem pembumian.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.