Menko Polkam Minta Polisi Segera Proses Tersangka Karhutla

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamana, Djamari Chaniago, meminta kepolisian segera memproses para tersangka yang telah ditetapkan dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Aparat penegak hukum (APH) diminta untuk tidak memperlambat proses penindakan dalam pelanggaran tersebut.
"Kepada kepolisian yang para tersangka, segera diproses. Segera diproses. Jangan ada proses-proses penghalusan lagi. Pokoknya masuk, melanggar, masuk. Segera diproses itu," tegas Djamari, saat meninjau penanganan karhutla di Sumatera Selatan, Jumat (18/9/2026).
Menurutnya, kasus kebakaran yang terjadi berulang tidak semestinya disebut sebagai kelalaian. Dia pun meminta aparat menggunakan istilah pelanggaran, dan segera menerbitkan proses hukum terkait kasus tersebut.
Baca Juga: Malaysia Akan Kirim Bantuan Tangani Karhutla, Prabowo: Saya Terima dengan Gembira
"Enggak ada kelalaian, pelanggaran yang ada di situ. Segera diterbitkan masalah-masalah yang berkaitan dengan hukum ini," tambah dia.
Selain penindakan hukum, Djamari meminta penanganan karhutla dilakukan dengan strategi pengerahan kekuatan berdasarkan titik yang membutuhkan penanganan lebih besar.
Dia mengibaratkan penanganan kebakaran hutan dan lahan seperti menghadapi musuh dalam pertempuran. Menurutnya, kekuatan tidak boleh dibagi rata, tetapi ditempatkan berdasarkan potensi munculnya api dan kebutuhan pemadaman.
Baca Juga: DPR Dukung Sanksi Berat Pelaku Karhutla
"Gunakan cara berpikir kita seperti di wadah pertempuran lah. Kita bertempur dengan api ini sekarang. Jadi jangan nanti pasukan kita sudah lelah tapi hasilnya enggak terlalu sesuai dengan tenaga yang sudah kita keluarkan," ucapnya.
Untuk itu, petugas di lapangan harus dapat mengerahkan segala kemampuan untuk mempercepat proses pemadaman, dengan memanfaatkan segala fasilitas dan dukungan yang telah disediakan.
"Oleh karena itu, kerahkan semua kemampuan kita, berpikir kita ini adalah seperti layaknya kita melakukan, mengolah satu pertempuran. Kita sudah tahu lawan kita sekarang. Pasukan kita sudah banyak. Dukungan yang diberikan oleh BNPB dan Menteri Kehutanan juga sudah memadai. Silahkan bertempur," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









