Presiden Prabowo Segera Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI dalam Upaya Penanggulangan Sampah

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah secara serius dan terintegrasi.
Dalam taklimatnya pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Presiden Prabowo menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI, atau Aman, Sehat, Resik, dan Indah, sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.
"Resik saya tanya artinya apa? Artinya bersih, tertib dan sebagainya. Ini hanya suatu katakanlah nama tapi wujudnya tadi, semua instansi pemerintahan harus memimpin korve. Anak sekolah tidak apa-apa. Pagi-pagi 10 menit, 15 menit, setengah jam. Kalau ratusan ribuan itu, cepat itu," jelasnya di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).
Persoalan sampah, menurut Presiden Prabowo, telah menjadi masalah krusial di banyak daerah.
Baca Juga: Presiden Prabowo Jaga Komitmen Nonblok, Indonesia Tidak Akan Berpihak
Ia menyebut hampir seluruh tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Indonesia diproyeksikan mengalami kelebihan kapasitas paling lambat pada 2028.
"Sampah ini menjadi masalah. Diproyeksi hampir semua TPA sampah akan mengalami over capacity pada tahun 2028, bahkan lebih cepat," katanya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah segera memulai pembangunan 34 proyek waste to energy di 34 kota pada tahun ini.
Selain pembangunan proyek, Presiden Prabowo menekankan pentingnya sinergitas seluruh pemangku kepentingan, baik di pusat maupun daerah, untuk mengatasi permasalahan sampah.
"Sampah itu bencana, sampah itu penyakit. Kita akan berbuat, kita akan dukung. Ini 34 kita segera mulai. Begitu ada uang, kita arahkan ke sini juga. Bagaimana kita mau jual, kita mau harapkan pariwisata kalau lingkungan kita tidak benar, jorok, kotor," demikian Presiden Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







