Korban Meninggal Dunia Akibat Longsor Bandung Barat Capai 16 Orang, Kemensos Akan Beri Santunan

AKURAT.CO Kementerian Sosial (Kemensos) mengirim bantuan logistik tambahan serta mendata korban luka dan meninggal akibat bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.
Tercatat hingga Minggu 25 Januari 2026, pukul 12.00 WIB, tim pencari dan penyelamat gabungan menemukan total 16 jenazah dari lokasi bencana. Sementara, 80 lainnya masih dinyatakan hilang.
Berdasarkan data terkonfirmasi sejak awal kejadian, jumlah warga terdampak longsor tercatat sebanyak 113 orang. Dari jumlah tersebut, 23 orang dinyatakan selamat.
Baca Juga: Operasi SAR Longsor Bandung Barat 24 Jam Non-Stop, Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengatakan setiap ahli waris korban meninggal dunia akan mendapatkan santunan Rp15 juta dan luka berat Rp5 juta.
"Pendataan korban dan ahli waris terus dilakukan secara bertahap agar penyaluran santunan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan," kata Saifullah Yusuf atau yang akrab dipanggil Gus Ipul, Minggu (25/1/2025).
Tanah longsor dipicu hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisarua sejak sehari sebelumnya.
Kondisi tanah yang jenuh air pada kawasan dengan kontur lereng curam menyebabkan pergeseran tanah yang menimpa permukiman warga di Kampung Pasirkuning RT 05 RW 11 serta RT 01 RW 10, Desa Pasirlangu.
Proses pencarian dan pertolongan masih dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI-Polri, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat, Tagana, serta unsur terkait lainnya. Korban luka maupun korban meninggal dunia telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cisarua.
Baca Juga: Basarnas Terjunkan 250 Personel Evakuasi Longsor di Bandung Barat
Untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, Dinas Sosial dan Tagana Kabupaten Bandung Barat mendirikan dapur umum lapangan di SDN 1 Pasirlangu, yang berlokasi di samping Kantor Desa Pasirlangu.
Warga yang berada di zona rawan juga diarahkan mengungsi ke posko pengungsian maupun ke rumah kerabat terdekat. Seiring berjalannya penanganan darurat, Kementerian Sosial terus melanjutkan penyaluran bantuan logistik melalui Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.
Sebagai bentuk dukungan tanggap darurat, Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan logistik yang dikirim melalui Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Bantuan tersebut meliputi kebutuhan hunian sementara, pangan, sandang, serta perlengkapan dasar keluarga dan anak.
Bantuan yang telah disalurkan meliputi:
1. Tenda serbaguna: 1 unit
2. Tenda keluarga: 5 unit
3. Tenda gulung: 50 lembar
4. Kasur: 200 lembar
5. Selimut: 200 lembar
6. Makanan siap saji: 500 paket
7. Lauk pauk siap saji: 400 paket
8. Makanan anak: 100 paket
9. Sandang dewasa: 50 paket
10. Sandang anak: 50 paket
11. Family kit: 200 paket
12. Kids ware: 200 paket
"Kementerian Sosial hadir untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi serta mendukung penanganan darurat yang dilakukan bersama pemerintah daerah dan unsur terkait," ujar Gus Ipul.
Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian korban hilang. Di saat bersamaan, petugas dinas sosial dan Tagana juga melakukan asesmen serta pendataan lanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








