Semester II-2025, Total HPL Badan Bank Tanah Capai 34.000 Hektare

AKURAT.CO Badan Bank Tanah optimis target pengelolaan lahan hingga akhir 2025 sebesar 140.000 hektare (ha) bisa tercapai. Hingga semester II-2025, total Hak Pengelolaan Lahan (HPL) sudah mencapai 34.000 ha.
Sekretaris Badan Bank Tanah, Jarot Wahyu Wibowo, mengatakan lahan tersebut berasal dari proses alih fungsi lahan hingga pengelolaan tanah terlantar yang dilakukan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
"Sampai Kuartal II-2025 (total HPL mencapai) 34.000 hektare lahan," kata Jarot di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (6/8/2025).
Baca Juga: Badan Bank Tanah Dorong Pemda Maksimalkan Pemanfaatan Lahan di Sulteng
Untuk mencapai target tersebut, pihaknya telah merumuskan sejumlah strategi. Seperti mengandalkan penyaluran lahan dari pemerintah, dan menjalankan percepatan pengelolaan lahan baru.
"Memang kan proses tanah itu, proses pengelolaan tanah di Badan Bank Tanah itu kan tetap dari hasil penampungan pemerintah. Di luar itu kita juga berusaha dari beberapa sumber. Jadi ada alternatif sumber-sumber itu yang kemudian kita coba lakukan pendekatan," jelasnya.
Meski demikian, Badan Bank Tanah menyadari bahwa proses perolehan dan pengelolaan lahan bukanlah hal yang instan. "Masalah tanah kan tidak bisa kayak balik telapak tangan yang terjadi, ada proses," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







