Pramono Anung Sampaikan Kemajuan Layanan Publik Jakarta di Forum Wali Kota Dunia

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memaparkan berbagai capaian dan pengembangan layanan publik Jakarta dalam forum Mayors Forum: Providing Reliable and Efficient Municipal Services pada rangkaian World Cities Summit (WCS) 2026 di Singapura.
Dalam forum yang dihadiri sekitar 100 pemimpin kota dunia tersebut, Pramono menegaskan komitmen Jakarta untuk memperkuat layanan transportasi, pendidikan, dan kesehatan sebagai fondasi menuju kota global yang layak huni.
Forum yang diikuti para pemimpin kota dari berbagai negara, termasuk London, Berlin, dan Guangzhou, menjadi ajang berbagi pengalaman sekaligus membangun peluang kerja sama internasional dalam peningkatan pelayanan dasar perkotaan.
Di hadapan para peserta forum, Pramono menjelaskan bahwa Jakarta terus memperkuat sistem transportasi publik. Saat ini, cakupan layanan transportasi umum di Jakarta telah mencapai 92,5 persen.
Untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat, Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,2 triliun pada 2026 guna memperluas layanan Transjabodetabek.
Selain itu, pengembangan jaringan transportasi massal juga terus dilakukan. Pemprov DKI menargetkan jaringan MRT Jakarta mencapai 46,5 kilometer pada 2034 dan LRT sepanjang 21,8 kilometer pada 2029.
Jakarta juga tengah menyiapkan kawasan Transit-Oriented Development (TOD) baru di Dukuh Atas yang akan dikembangkan bersama Shenzhen Metro dan ditargetkan beroperasi pada 2027.
Menurut Pramono, kawasan TOD tersebut akan menjadi simpul integrasi lima moda transportasi sekaligus memperkuat konektivitas antarkawasan di Jakarta dan wilayah penyangga.
Pada sektor pendidikan, Pramono menyampaikan bahwa program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) telah menjangkau 707.477 siswa serta 15.825 mahasiswa. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memperluas akses pendidikan melalui penyediaan pendidikan gratis di 103 sekolah swasta.
Sementara di bidang kesehatan, Pemprov DKI menghadirkan layanan Pasukan Putih yang menyasar kelompok lanjut usia dan penyandang disabilitas. Selain itu, layanan konseling gratis JakCare disediakan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, termasuk dukungan kesehatan mental.
Pramono menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi salah satu agenda utama Jakarta dalam upaya bertransformasi menjadi kota global yang inklusif dan berkelanjutan.
"Kami masih memiliki banyak hal yang harus dilakukan. Namun, kami tetap berkomitmen menjadikan Jakarta sebagai kota global yang lebih layak huni bagi semua," kata Pramono, dalam keterangannya, Selasa (16/5/2026).
Ia menambahkan, partisipasi Jakarta dalam World Cities Summit menjadi kesempatan penting untuk memperkuat kolaborasi antarkota dalam menghadirkan layanan publik yang lebih efektif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan warga.
"Melalui kerja sama Jakarta diharapkan mampu mempercepat transformasi menjadi kota global yang kompetitif sekaligus ramah bagi seluruh lapisan masyarakat," kata Pramono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta








