Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi

AKURAT.CO Kampanye "Ayo Naik Transum Jakarta" yang digagas PT Astra International Tbk. sebagai upaya mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengapresiasi inisiasi tersebut. Menurutnya, pengurangan kemacetan lalu lintas, polusi udara, dan dampak perubahan iklim hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat.
Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri Kick Off Ceremony Kampanye Insan Astra Ayo Naik Transum Jakarta di Menara Astra, pada Jumat (5/6/2026).
"Saya mengapresiasi Kampanye Insan Astra Ayo Naik Transum Jakarta. Upaya mengatasi kemacetan, polusi udara, dan perubahan iklim membutuhkan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat," katanya.
Pramono menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jakarta terus memperkuat sistem transportasi publik guna memberikan layanan yang semakin mudah, nyaman, aman, dan terjangkau bagi warga.
Penguatan tersebut dilakukan melalui pengembangan layanan MRT Jakarta, LRT Jakarta, Transjakarta, Mikrotrans, hingga Transjabodetabek yang terintegrasi.
Pembangunan transportasi publik menjadi salah satu strategi utama pemprov dalam mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi yang selama ini menjadi penyebab utama kemacetan dan tingginya emisi di Jakarta.
Hingga 2026, Transjakarta telah mengoperasikan sekitar 4.792 armada, termasuk 500 bus listrik yang mulai digunakan untuk mendukung transportasi ramah lingkungan. Sementara itu, layanan JakLingko didukung sekitar 2.968 armada Mikrotrans yang menjangkau kawasan permukiman dan wilayah yang belum terlayani angkutan massal.
"Ini bagian dari target elektrifikasi penuh armada Transjakarta pada 2030," ujar Pramono.
Selain memperbanyak armada, pemprov juga terus memperluas jaringan Transjabodetabek untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat dari dan menuju kawasan penyangga Jakarta.
Baca Juga: ASG Dorong PIK 2 Jadi Simpul Transportasi Modern Berbasis Terminal Terintegrasi
Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong semakin banyak warga menggunakan transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari.
Pemerintah daerah juga memberikan layanan gratis MRT, LRT, dan Transjakarta kepada 15 kelompok masyarakat tertentu sebagai bentuk dukungan terhadap akses transportasi yang inklusif.
Di lingkungan birokrasi, pemprov telah menerapkan kebijakan Hari Rabu Bertransportasi Umum bagi aparatur sipil negara (ASN) Jakarta guna memberikan contoh penggunaan angkutan massal.
Ia menilai berbagai upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Salah satunya tercermin dari capaian Jakarta yang menempati peringkat ke-17 sistem transportasi umum terbaik dunia berdasarkan survei Time Out 2025.
Menurut Pramono, pencapaian tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang modern dan berkelanjutan.
Baca Juga: Memilih Moda Transportasi Terbaik untuk Rute Bandung-Jakarta
"Kami berharap Jakarta dapat menjadi kota global yang modern, berkelanjutan, dan masuk jajaran Top 50 Global City pada 2030," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Astra International Tbk., Rudy, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jakarta yang telah membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha dalam mendorong budaya menggunakan transportasi umum.
Ia mengatakan, program kampanye penggunaan transportasi umum bagi karyawan Astra mulai dijalankan pada Juni 2026.
Melalui program tersebut, perusahaan ingin membangun kesadaran bahwa penggunaan transportasi publik tidak hanya membantu mengurangi kemacetan lalu lintas tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR
- 10Demokrat Usulkan Dapil Nasional di RUU Pemilu






