Jakarta Rawan Bencana, Pendidikan Mitigasi Sejak Dini Dibutuhkan di Sekolah

AKURAT.CO Pendidikan mitigasi bencana bagi siswa sekolah di Jakarta dinilai semakin mendesak seiring tingginya risiko kebencanaan di ibu kota.
Kepadatan penduduk serta potensi bencana seperti banjir, kebakaran, hingga gempa bumi membuat pembekalan pengetahuan keselamatan sejak dini menjadi kebutuhan nyata bagi pelajar.
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Desie Cristhyana Sari, menyatakan dukungannya terhadap penguatan pendidikan mitigasi bencana di lingkungan sekolah.
Menurutnya, pemahaman tentang keselamatan publik dan mitigasi bencana akan membantu siswa merespons situasi darurat secara cepat dan tepat.
“Saya mendukung pendidikan keselamatan publik, mitigasi bencana perkotaan, dan literasi digital diberikan secara serius kepada siswa Jakarta,” kata Desie kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026).
Desie menilai, kebutuhan tersebut tidak bisa ditunda mengingat pelajar Jakarta hidup di wilayah dengan tingkat risiko bencana yang tinggi.
Di saat yang sama, mereka juga sangat aktif dalam penggunaan teknologi digital.
Baca Juga: Tanah Masih Bergerak, Gibran Minta Warga Tegal Tak Kembali ke Rumah
“Ini adalah kebutuhan riil bagi anak-anak Jakarta yang setiap hari menghadapi potensi bencana sekaligus tantangan di ruang digital,” ujarnya.
Ia menekankan, pembelajaran mitigasi bencana harus dirancang secara aplikatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Materi pembelajaran dapat mencakup pengenalan jalur evakuasi, respons saat banjir atau kebakaran, keselamatan berlalu lintas, penggunaan transportasi umum, hingga etika dan keamanan berinteraksi di ruang digital.
Sebagai anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Desie menyatakan akan mendorong penguatan kebijakan pendidikan agar materi mitigasi bencana tidak bersifat insidental semata.
Ia berharap pembelajaran tersebut dapat terintegrasi dalam ekosistem pendidikan Jakarta secara berkelanjutan.
“Kami akan mendorong Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar pembelajaran bagi siswa lebih kontekstual dengan kehidupan perkotaan dan risiko yang mereka hadapi,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon









