China Siap Dorong Pemulihan Ekonomi di 2025 Dengan Kebijakan Proaktif
Demi Ermansyah | 1 Januari 2025, 17:54 WIB

AKURAT.CO China terus melangkah dengan kebijakan ekonomi makro yang lebih proaktif demi mendukung pemulihan ekonomi yang berkelanjutan. Dalam pidato yang disampaikan pada acara tahun baru, Presiden Xi Jinping menggarisbawahi pentingnya langkah-langkah strategis untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tetap di jalur yang benar.
Dilansir Bloomberg, Rabu (1/1/2025), penerapan kebijakan stimulus sejak akhir September menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan ekonomi China. Stimulus ini meliputi dukungan kepada sektor industri, penguatan investasi infrastruktur, dan peningkatan konsumsi domestik.
Kebijakan stimulus yang diluncurkan, menurut para ekonom, telah membantu menjaga perekonomian China dari tekanan global. Survei Bloomberg memperkirakan pertumbuhan PDB China tahun ini akan mencapai 4,8%, angka yang mendekati target resmi 5% yang disampaikan Xi Jinping. "Langkah-langkah ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan perekonomian terus tumbuh di tengah tantangan global," kata Xi.
Xi juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga dan lapangan kerja, dua elemen penting yang mendukung daya beli masyarakat serta keberlangsungan ekonomi nasional.
Menjelang tahun 2025, pemerintah China memberikan sinyal untuk tetap mendorong kebijakan ekonomi yang fleksibel dan adaptif. Para analis memperkirakan, target pertumbuhan pada tahun tersebut akan tetap berada di angka yang sama dengan 2024, yakni sekitar 5%.
Komitmen pemerintah untuk melanjutkan kebijakan stimulus dan mengadopsi langkah-langkah baru menunjukkan kesiapan China dalam menghadapi tantangan eksternal, seperti kebijakan tarif dari AS.
"Kami berharap dengan strategi ini, perekonomian China diharapkan mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu motor penggerak utama ekonomi global," ungkap Xi kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








