3 Masjid Bersejarah di Kalimantan Selatan Ini Pas Dikunjungi Selama Liburan

AKURAT.CO Provinsi Kalimantan Selatan bukan hanya dikenal memiliki beragam wisata alam yang indah, melainkan di wilayah berjuluk Bumi Lambung Mangkurat ini mempunyai segudang wisata religi.
Penasaran di mana saja tempatnya?
Berikut tiga wisata religi ikonik di Provinsi Kalimantan Selatan yang cocok dikunjungi selama liburan.
1. Masjid Sultan Suriansyah
Masjid Sultan Suriansyah / Instagram @abranisulaiman
Daftar wisata religi ikonik pertama yang bisa dikunjungi selama di Provinsi Kalimantan Selatan adalah Masjid Sultan Suriansyah. Masjid ini merupakan salah satu tempat ibadah bersejarah dan tertua di Kalimantan.
Menurut catatan sejarah, Masjid Sultan Suriansyah dibangun pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah (1526-1550), Raja Banjar pertama yang memeluk agama Islam.
Keberadaan Masjid Sultan Suriansyah ini bertempat di sebelah Sungai Kuin yang berjarak 500 meter dari makam Sultan Suriansyah. Sehingga bagi para wisatawan yang berkunjung ke masjid ini selalu menyempatkan waktunya untuk ziarah ke makam Sultan Suriansyah.
Lokasi: Jalan Kuin Utara, Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.
2. Masjid Jami' Banjarmasin
Masjid Jami' Banjarmasin / Instagram @galeri_mesjid
Selain Masjid Sultan Suriansyah, Masjid Jami' Banjarmasin atau disebut dengan Masjid Jami' Sungai Jingah juga menjadi salah satu bangunan masjid bersejarah dan tertua di Kalimantan Selatan.
Menurut beberapa sumber, tempat ibadah ini didirikan pada tahun 1777. Selain itu, tepat berada di bagian belakang bangunan masjid terdapat makam Pahlawan Nasional yaitu Pangeran Antasari.
Lokasi: Jalan Mesjid Jami Seberang Mesjid, Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.
3. Masjid Al-Mukarromah
Masjid Al-Mukarromah / Wikipedia
Opsi wisata religi terkahir yang bisa dikunjungi adalah Masjid Al-Mukarromah. Meski tidak ada keterangan resmi yang menyebut kapan Masjid Al-Mukarromah dibangun, namun menurut Wikipedia, Masjid Al-Mukarromah dibangun oleh H. Syafrullah atau yang dikenal orang terdahulu sebagai Datu Ujung (dalam versi lain ada yang juga menyebutkan kalau masjid ini didirikan oleh Haji Mungani Salingnata pada tahun 1840).
Lokasi: Desa Banua Halat Kiri, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin.
Itulah beberapa wisata religi yang bisa dikunjungi di Provinsi Kalimantan Selatan. Semoga bermanfaat. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat




