Salurkan Pinjaman Rp9,98 Triliun di September 2026, Bank Sampoerna Lanjutkan Komitmen Dukung Pertumbuhan UMKM

AKURAT.CO Bank Sahabat Sampoerna mampu mempertahankan tren positif kinerja fundamental perbankan secara year on year, yang tercermin dari peningkatan profitabilitas dan penyaluran kredit UMKM yang konsisten.
Kinerja perusahaan juga didukung oleh perbaikan kualitas aset dan permodalan yang solid sebagai landasan untuk melanjutkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan hingga akhir tahun ini.
Sampai dengan akhir September 2026, Bank Sahabat Sampoerna telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp9,98 triliun, dengan 57% dari total pinjaman tersebut atau sekitar Rp5,69 triliun merupakan pembiayaan yang disalurkan untuk pelaku UMKM, baik secara langsung dan tidak langsung.
Baca Juga: Genjot Literasi Keuangan Pelajar, Bank Sahabat Sampoerna Gelar Program Bertualang ke Bank Sampoerna
Sejalan dengan penyaluran pinjaman tersebut, Bank Sahabat Sampoerna berhasil memperbaiki kualitas kredit, terindikasi dari rasio NPL gross sebesar 2,87% pada kuartal III-2026 atau turun dari periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 4,12%.
NPL Bank Sahabat Sampoerna ini masih berada di bawah ketentuan regulator sebesar 5% dan NPL gross industri UMKM yang mencapai 4,53%. Kondisi ekonomi domestik dan global masih menjadi tantangan bagi industri perbankan.
Bank Sahabat Sampoerna, dengan posisi rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 31,31%, naik dari September 2025 sebesar 29,05% dan rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (Loan to Deposit Ratio/LDR) 88.82%, cukup yakin tetap mampu menyerap permintaan kredit dan mendukung pemberdayaan UMKM.
Direktur Finance & Business Planning Bank Sahabat Sampoerna, Henky Suryaputra menjelaskan, dengan terus mendorong literasi keuangan di berbagai daerah, kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sahabat Sampoerna terus meningkat.
Kondisi ini turut menopang ketersediaan likuiditas dalam mendukung penyaluran kredit perusahaan. Tercatat hingga akhir September 2026, penghimpunan dana murah (Current Accounts and Saving Accounts/CASA) dari giro dan tabungan mencapai Rp2,24 triliun.
Dengan sejumlah tantangan yang dihadapi, kami patut bersyukur Bank Sahabat Sampoerna dapat melanjutkan tren positif pada kuartal III-2026 dengan membukukan laba sebelum pajak Rp36,16 miliar sampai dengan akhir September 2026 atau naik 104,18% dari periode sebelumnya (YoY) sebesar Rp17,71 miliar.
"Pencapaian ini menjadi landasan yang kuat bagi Bank Sahabat Sampoerna untuk tumbuh berkelanjutan dan melanjutkan komitmen mendukung pertumbuhan UMKM,” ujar Henky.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 2Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs Aston Villa, MU vs AS Roma
- 7Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 8Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







